MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyampaikan akan terjadi puncak lonjakan Covid-19 varian baru Omicron pada 22 Maret 2022.
Hal itu disampaikan berdasarkan pernyataan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU dalam keterangan resminya.
“Jadi begini, kita ketahui dari pernyataan Pak Menteri Kesehatan dimana diprediksi akan terjadi puncak lonjakan Covid-19 varian baru Omicron pada 60 hari kedepan,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., usai Rakor Covid-19 bersama Forkopimda dan Forkopimcam di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (26/1/2022).
Bupati Maryoto menambahkan, dalam rapat koordinasi Covid-19 tadi ia menekankan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) maupun Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) agar mewaspadai perkembangan Covid-19 varian Omicron.
“Iya benar, kita ketahui disinyalir perkembangan adanya varian Omicron, sehingga daerah harus mengantisipasi sedemikian rupa sekaligus dipersiapkan terkait sarana dan prasarana diantaranya Bed Occupancy Rate (BOR), persediaan obat, dan tenaga kesehatan,” tambahnya.
“Kita himbau kepada masyarakat agar disiplin protokoler kesehatan dengan tetap memakai masker, patuh 5 M itu penting sekali,” imbuhnya.
Lebih lanjut Maryoto menjelaskan, selain mewaspadai varian Omicron itu, ia menginstruksikan kepada jajaran Forkopimcam agar memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
Bilamana ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang agar segera melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait. Selain itu memperketat dalam pengawasan PMI dan selalu memberikan informasi dengan pihak Provinsi.
“Iya benar, sosialisasi kepada warga, bilamana ada PMI pulang segera koordinasi dengan pihak terkait, persiapkan isoter,” terangnya.
“Sedangkan untuk puskesmas agar siapkan obat-obatan itu penting sekali,” sambungnya.
Dengan demikian, lebih dalam Maryoto memaparkan mewaspadai varian Omicron sekaligus mengantisipasi hal itu itu penting sekali. Sesuai prediksi akan terjadi puncak lonjakan varian Omicron pada 60 hari kedepan.
“Kalau kita hitung 16 Januari jatuhnya pada 22 Maret 2022, dan semoga hal itu tidak terjadi,” tukasnya.














