Wabup Kapuas Hulu: Dewan Adat Dayak Diharapkan Mewujudkan Kerharmonisan Bagi Masyarakat


oleh
Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra
Pelantikan Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu Masa Bakti 2022 - 2027 di Rumah adat dayak Kabupaten Kapuas Hulu.

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu harus hadir dengan program yang inovatif dan terukur sehingga nilai-nilai budaya dan adat istiadat tetap bisa menjadi pedoman terutama bagi generasi muda dayak sebagai penerus bangsa di masa yang akan datang.

Perlindungan dan pengakuan atas hak masyarakat adat juga menjadi prioritas bersama sehingga kedepan generasi yang dihasilkan di Kabupaten Kapuas Hulu adalah generasi emas yang berdaya saing, mengerti budaya dan adat istiadat serta mampu menjaga lingkungan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu Masa Bakti 2022 – 2027 di Rumah adat dayak Kabupaten Kapuas Hulu. Kamis (16/3).

Selain itu, Wabup, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Kapuas Hulu masa bakti 2022-2027.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menyertai perjalanan organisasi ini. Besar harapan kami sebagai pemerintah daerah maupun secara pribadi agar ketua beserta seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik dan sungguh-sungguh sesuai dengan peraturan organisasi, “ucap Wabup.

Ia berharap, DAD Kapuas Hulu bisa diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah serta organisasi adat maupun kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Sehingga kedepan kita dapat mewujudkan keharmonisan bagi masyarakat. “ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu Yanto menyampaikan pihaknya berkomitmen dalam menjaga keharmonisan, kelestarian dan kedamaian masyarakat dalam mendukung mewujudkan Kapuas Hulu Hebat.

“Kami dari DAD Kapuas Hulu siap berkomitmen dalam menjaga kerukunan serta keharmonisan di tengah keberagaman Kapuas Hulu, “ucapnya.

Selain itu, Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat Cornelius Kimha menyampaikan kita harus ingat jati diri kita sebagai orang Dayak, apa pun agamanya jika dia keturunan Dayak sukunya tetap Dayak.

“Saya tidak mau ada lagi perdebatan tentang perbedaan, kita semua ini berkeinginan untuk damai, harmonis dan hidup dengan rukun, “ujarnya.

Dikatakan Kimha, sebagai masyarakat yang hidup di tengah keberagaman perlu sinergisitas dan kolaborasi dalam melestarikan adat dan budaya, tanpa memandang perbedaan.

“Organisasi DAD membawa marwah suku Dayak sehingga DAD harus mampu mengayomi masyarakat adat dalam memperjuangkan aspirasinya serta bisa berkolaborasi dalam melestarikan adat dan budaya, “tuturnya.

Selain itu, kata Kimha, sebagai organisasi masyarakat, kita dibawa naungan pemerintah.

“Kita memiliki legalitas dari pemerintah dengan tujuan kita bersama menjaga dan mempertahankan, Pancasila, kebhinekaan UUD 1945 dan NKRI,”pungkasnya mengakhiri. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :