MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., memompa semangat ratusan peserta Turnamen Catur Adhyaksa Cup yang digelar di auditorium Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gondang setempat, Rabu (19/7/2023) Pagi.
Hal itu dilakukan Wakil Bupati merupakan Kader PDI Perjuangan seusai membuka Turnamen Catur Adhyaksa Cup dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-63 tahun 2023.
“Saya sampaikan kepada para peserta turnamen catur agar selalu junjung tinggi sportivitas dalam bertanding dan fair play adalah nilai tertinggi dari sebuah kemenangan,” ucap Gatut Sunu lebih akrab disapa.
Gatut Sunu menambahkan pihaknya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulungagung, di tengah-tengah pelaksanaan tugasnya dalam penegakan hukum, korps Adhyaksa ini masih berkenan membina olah raga catur.
Selain itu, sambung Gatut Sunu, kepada Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tulungagung sebagai federasi olah raga catur telah membuktikan komitmennya untuk mengembangkannya melalui penyelenggaraan turnamen catur.
“Terima kasih Pak Kajari Tulungagung Ahmad Muchlis, S.H., M.H., berkenan menyelenggarakan turnamen catur yang dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-63 tahun 2023,” ucap Gatut Sunu juga sebagai Ketua Pembina Percasi Kabupaten Tulungagung periode 2023-2027.
“Sering menggelar turnamen catur, saya percaya untuk ke depannya Tulungagung akan lahir talenta-talenta atlet catur yang bisa berkiprah di level nasional, regional, maupun internasional sehingga membawa nama baik kabupaten tercinta ini,” imbuhnya.
“Saya doakan Percasi bisa semakin berkibar dalam membina olah raga catur di Kabupaten Tulungagung, dan menjadi contoh bagi federasi-federasi olah raga lainnya,” katanya menambahkan.
Gatut Sunu menambahkan, ia merasa senang bisa hadir dalam pembukaan turnamen catur dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-63.
Disamping itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada Percasi Kabupaten Tulungagung yang memiliki kepekaan dalam memilih waktu penyelenggaraan turnamen Adhyaksa Cup ini.
“Alhamdulillah bisa hadir sekaligus bersilaturahmi di tengah-tengah para peserta akan bertanding. Saya pesan kepada semuanya dalam bertanding landasan sportivitas dan fair play adalah nilai tertinggi dari sebuah kemenangan,” terangnya.
Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan kepada para peserta turnamen Adhyaksa Cup khususnya para juaranya pihaknya mengucapkan selamat dan bisa berprestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Sedangkan untuk para peserta yang belum meraih juara, tutur Gatut Sunu, tidak perlu berkecil hati, terus berlatih dengan giat, dan yakinlah di masa depan kesempatan untuk berprestasi, selalu terbuka bagi mereka yang mempersiapkan diri.
“Dan untuk semuanya, olah raga catur ini bukan sekedar masalah menang atau kalah, tetapi olah raga catur pada dasarnya bertujuan meningkatkan harmoni persahabatan, membina solidaritas, dan budaya damai,” terangnya.
“Oleh karena itu, semangat olah raga catur ini selaras dengan semangat masyarakat Tulungagung untuk menciptakan Tulungagung yang Ayem Tentrem, Mulyo lan Tinoto,” sambungnya.
“Sebagai pengingat kita semua, saya kutipkan pernyataan Hikaru Nakamura, Grand Master catur Amerika Serikat, kelahiran Jepang, Nakamura mengatakan Berpikir kritis adalah faktor terpenting dalam catur. Seperti dalam hidup, kamu perlu berpikir sebelum membuat keputusan,” pungkasnya.
Pantauan media ini, turnamen Adhyaksa Cup dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-63 diikuti 250 peserta dalam kategori SD bawah, SD atas, SMP, dan SMA umum memperebutkan total hadiah 9 juta rupiah.
Dari sumber terpercaya untuk penutupan dan penyerahan hadiah akan diberikan langsung oleh Kajari Kabupaten Tulungagung Ahmad Muchlis.














