BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Wakil Rektor 1 Fakultas Hukum Resmikan Prasasti

×

Wakil Rektor 1 Fakultas Hukum Resmikan Prasasti

Sebarkan artikel ini

* Sinergitas Kodim Mempawah dan UNTAN di Lokasi TMMD Reguler ke-124

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Wakil Rektor I Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (UNTAN), Dr. Sy. Hasyim Azizurrahman, S.H., M.Hum., meresmikan Prasasti Sinergitas antara Kodim 1201/Mempawah dan Universitas Tanjungpura di lokasi kegiatan TMMD Reguler ke-124 yang berlokasi di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Peresmian ini menjadi simbol kuat dari kerja sama strategis antara institusi pendidikan tinggi dan TNI dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam rangkaian kegiatan TMMD yang bersinergi dengan program Kuliah Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KLPPM) tahun 2025.

“Prasasti ini adalah simbol komitmen bersama antara Kodim 1201/Mempawah dan UNTAN untuk membangun desa secara kolaboratif dan berkelanjutan,” ujar Dr. Hasyim dalam sambutannya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Inf Benu Supriyantoko, S. H menyampaikan bahwa peresmian ini merupakan bentuk penghargaan atas keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam mendukung TMMD.

“Ini bukan hanya peresmian prasasti, tapi juga peresmian semangat gotong royong yang terus tumbuh antara TNI dan civitas akademika,” tegasnya.

Melalui momen ini, diharapkan semangat sinergitas antara Kodim 1201/Mempawah dan Universitas Tanjungpura dapat terus berlanjut, memperkuat pembangunan desa dan menciptakan dampak langsung bagi masyarakat.

Camat Sungai Pinyuh, Ibrahim Mahras menyampaikan harapan dan apresiasi besarnya terhadap peresmian Prasasti Sinergitas antara Kodim 1201/Mempawah dan Universitas Tanjungpura (UNTAN), yang dilaksanakan di lokasi TMMD Reguler ke-124 di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Prasasti tersebut menjadi simbol kolaborasi antara unsur militer dan akademisi dalam mendukung pembangunan desa melalui program terpadu TMMD dan Kuliah Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KLPPM) tahun 2025.

Dalam sambutannya, Camat Ibrahim Mahras mengungkapkan bahwa sinergi antara Kodim dan UNTAN menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Peresmian prasasti ini bukan hanya acara seremonial, tapi wujud dari kekuatan kolaborasi. Harapan kami, sinergi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut untuk mendukung kemajuan desa-desa di Kecamatan Sungai Pinyuh,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran mahasiswa dan TNI dalam kegiatan pembangunan fisik dan non-fisik telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian, pendidikan dan infrastruktur.

“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat, mahasiswa, dan aparat TNI bahu-membahu membangun desa. Ini harus menjadi contoh bagi wilayah lain,” tambahnya.

Dengan adanya prasasti sinergitas ini, Camat berharap akan lahir lebih banyak program kolaboratif antara perguruan tinggi dan TNI untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Peresmian Prasasti Sinergitas antara Kodim 1201/Mempawah dan Universitas Tanjungpura (UNTAN) yang berlangsung di lokasi ketahanan pangan TMMD Reguler ke-124 di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, disambut penuh harapan oleh warga setempat.

Warga menilai peresmian prasasti ini bukan hanya menjadi simbol kerja sama antara TNI dan perguruan tinggi, tetapi juga bentuk nyata perhatian terhadap pembangunan desa, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Salah satu warga, Nursiah, menyatakan bahwa kegiatan TMMD dan keterlibatan mahasiswa UNTAN telah membawa semangat baru bagi masyarakat.

“Kami sangat terbantu, bukan hanya karena sawah kami dikelola bersama, tapi karena kami merasa diperhatikan. Prasasti ini jadi bukti bahwa desa kami punya arti,” ujarnya.

Menurut warga lainnya, Pak wawan (43), kegiatan TMMD dan kehadiran mahasiswa memberikan dampak langsung dalam meningkatkan pemahaman petani terhadap teknik pertanian dan pengelolaan lahan.

“Banyak hal baru yang kami pelajari dari mahasiswa dan Babinsa. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, jangan hanya tahun ini,” tuturnya.

Lokasi ketahanan pangan TMMD Reguler ke-124 ini memang menjadi salah satu titik fokus program, di mana dilakukan penanaman padi bersama, pelatihan pertanian, serta pendampingan oleh Babinsa dan mahasiswa UNTAN.

Dengan adanya prasasti ini, warga berharap bahwa kolaborasi lintas sektor akan terus hadir untuk mendukung kemajuan desa, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.