MATTANEWS.CO, MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang digelar Alumni Akpol angkatan tahun 1995 di Ballroom hotel Emerald Garden, Jumat (4/9). Diharapkan kegiatan vaksinasi ini dapat membantu Pemko Medan yang saat ini tengah mempercepat akselerasi vaksinasi di Kota Medan.
Pemko Medan terus menggenjot vaksinasi bagi masyarakat kota Medan dan memfokuskan pelaksanaannya di 41 Puskesmas yang ada di Kota Medan.
“Atas nama warga Kota Medan saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko khususnya Akpol angkatan 95 yang telah memilih kota Medan dari 13 Provinsi lainnya sebagai lokasi vaksinasi,” Kata Bobby Nasution usai meninjau didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar.
Menurut Bobby, Vaksinasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah daerah, namun bersama TNI-POLRI berkolaborasi untuk mensukseskan program Vaksinasi bagi Warga kota Medan.
Bobby Nasution juga mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang akan dibagikan bagi warga Medan yang terdampak Covid-19. Selain itu juga Voucher tabung Oksigen juga dibagikan untuk tempat Isoter yang ada di Kota Medan.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan bahwa Vaksinasi dan bantuan sembako ini digelar Alumni Akpol angkatan 1995. Selain kota Medan pelaksanaan Vaksinasi ini juga digelar di 13 Provinsi yang ada di Indonesia.
Dikota Medan, vaksinasi diikuti sekitar 4.800 orang. Untuk di Hotel Emerald Garden, warga yang divaksinasi berjumlah 1.800 orang, dimana 3.000 lainnya dilakukan di 11 Polsek, jelas Riko
“Selain Vaksinasi kami juga memberikan bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19 sebanyak 6.000 Paket. Bantuan ini nantinya akan dibagikan secara langsung ke rumah warga oleh Babinkamtibmas. Kemudian kami juga memberi bantuan voucher tabung oksigen yang akan ditempatkan di rumah sakit maupun tempat Isoter. Seluruh bantuan ini kami berikan sebagai dukungan Alumni Akpol angkatan 1995 di masa Pandemi Covid-19,” Pungkasnya.














