NUSANTARA

Warga Kampung Pulau Pemayung : Kami Tidak Kuat Menghirup Debu

×

Warga Kampung Pulau Pemayung : Kami Tidak Kuat Menghirup Debu

Sebarkan artikel ini

Reporter : Dewan Richardi

Batanghari, Mattanews.co – Jalan raya dan jembatan yang berada di Desa Kampung Pulau, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, tepatnya di KM 44 Jalan lintas Jambi – Muara Bulian rusak parah.

Jalan nasional tersebut sangat memprihatikan kondisinya. Pasalnya aspal di jalan tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Bahkan jalan yang terbagi dua ruas itu salah satunya tidak digunakan lagi, karena jembatan yang nyaris ambruk.

Dari pantauan mattanews.co, Senin (13/1/2020), terlihat jalanan yang hancur dan berdebu.

Bahkan warga desa berencana menutup jalan, dikarenakan debu yang begitu tebal di saat jalanan itu penuh dengan kendaraan dari berbagai jenis.

Ismail, warga RT 03 Desa Kampung Pulau yang tinggal di dekat jembatan dan jalan rusak itu berharap, agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan itu.

“Semenjak jalan dan jembatan sebelah tuh rusak, akses jalannya ditutup. Jalan yang sudah tidak ada aspalnya dipakai, jadi debu tebal kalau pas dilewati kendaraan. Kami mohon pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut,” katanya.

Bahkan warga berencana akan menutup akses jalan nasional itu, apabila permintaan mereka untuk perbaikan tidak segera dipenuhi.

Karena mengingat banyaknya debu yang merupakan sumber penyakit.

Ismail juga selalu menitipkan anaknya di siang hari di rumah mertuanya, untuk menghindari debu yang berbahaya bagi kesehatan.

“Apabila permintaan kami tidak juga dipenuhi, mungkin ada baiknya kami tutup sementara akses jalan. Agar pemerintah secepatnya perbaiki jalan itu. Karena debu itu merupakan sumber penyakit, kasihan anak kami,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) A Shomad saat dijumpai di ruangannya mengatakan, Dinas PUPR Batanghari telah melaksanakan pemeriksaan atas kondisi jembatan dan jalan.

Mereka juga telah menyurati Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IV Jambi, untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.

“Kami sudah turun kelokasi dan melihat langsung kondisi jalan dan jembatan, untuk salah satu jembatan memang sudah hampir ambruk makanya ditutup,” ujarnya.

Jembatan sebelah tersebut akan di bangun ulang. Karena kondisinya yang benar benar rusak.

Mengingat ruas jalan dan jembatan yang berada di Desa Kampung Pulau itu, merupakan jalan Nasional dan akses prasarana yang sangat vital bagi lalu lintas angkutan barang dan jasa antar kabupaten bahkan antar provinsi.

Pentingnya kecepatan pemerintah dalam menanggapi hal itu sangat dibutuhkan, mengingat jalan tersebut merupakan prasarana penghubung antar kabupaten dan provinsi.

Editor : Nefri