[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Melalui wali Nagari, Warga Padang Tan Nagari Pagaruyung Tuntut Kerugian Atas kelalaian yang di timbulkan oleh anggota Perusahaan Listrik Negara(PLN) Cabang Batusangkar.
Berawal dari, rusaknya kabel jaringan listrik, dikarnakan oleh dahan pohon yang patah menimpa kabel, pihak PLN dilapangan memperbaiki dan mematikan jaringan listrik ke rumah warga, namun setelah diperbaiki sambungan kabel di travo, diduga terbalik oleh pihak PLN yang mengakibatkan api kejaringan rumah warga dan mengakibatkan peralatan Elektronik mengalami kerusakan dan hangus.
Akibat kerusakan barang -barang Elektronik tersebut, warga mendatangi Wali Nagari, menuntut ganti rugi atas kerusakan barang-barang Elekronik kami, atas kesalahan dan kelalaian pihak PLN itu.
Dalam hal ini, Wali Nagari Pagaruyung Irmaidinal DT Magek, pihak pemerintahan Wali Nagari, sudah menyurati pihak PLN, namun dalam balasan surat tersebut bahwa itu adalah musibah yang tidak bisa pihak PLN menggantinya.
“Kalau dilihat dari lapangan bahwa kejadian ini, tidak musibah, tapi ini, murni kelalaian petugas PLN di lapangan yang mengakibatkan masuknya Api Pul ke Jaringan Rumah warga dan merusak alat-alat Elektronik warga,” tegasnya, Senin (26/6/2023).
Sementara itu, Syafnir, Paduko Batuah salah seorang tokoh masyarakat Pagaruyung mengatakan kejadian tersebut, itu murni kelalaian dari pihak PLN di lapangan, karena kesalahan memasang kabel yang ada di Trafo, mengakibatkan api kerumah Warga, pada tegangan tinggi yang bisa merusak peralatan elektronik warga dan bisa juga merusak bola lampu yang terpasang di rumah warga tersebut.
“Bertanggungjawab bahwa kesalahan itu memang pada pihak PLN, karena kita dulu sudah lama mengkecipungi tentang jaringan Listrik ini,” terusnya.
Sementara itu, Mattanews berusaha untuk menghubungi Kepala Ranting PLN Tanah Datar Mesdiono lewat aplikasi pesan singkat Whatsapp, Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan.














