NUSANTARA

Yayasan LASKAR Simeulue Desak Komisi C Kunker ke Proyek Senilai 13,7 Milyar

×

Yayasan LASKAR Simeulue Desak Komisi C Kunker ke Proyek Senilai 13,7 Milyar

Sebarkan artikel ini

Reporter : Kadri Amin

SIMEULUE, ACEH, Mattanews.co  – Salahsatu fungsionaris Yayasan Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) Kabupaten Simeulue, Abriansyah, meragukan progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR) senilai 13,7 Milyar yang saat ini sedang dikerjakan PT. Loeh Raya Perkasa, karena diduga tidak sesuai dengan item yang sedang dikerjakan. Hal itu disampaikan Abriansyah, kepada mattanews.co, Jumat (21/02/2020).

Menurut Abriansyah, proyek tersebut tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Fikrianto, dimana sebelumnya dirinya mengatakan progres pembangunan gedung GOR tersebut sudah mencapai 72 persen.

“Harusnya rangka dan atap sudah terpasang, jika progresnya 72 persen, tapi hingga saat ini rangka aja belum terpasang apalagi atap? Kok bisa dicairkan 72 persen?,” tanya Abriansyah.

Ia menambahkan, proyek tersebut dinilai progresnya pada bulan Desember yang lalu, dengan capaian pekerjaan 72 persen oleh PPK Dinas PUPR. Namun, hingga kini GOR tersebut tak kunjung selesai.

“Kok bisa material omsetnya dibayarkan? Seharusnya material yang sudah terpasang, itu yang dibayar. Jika material omsetnya bisa dibayarkan dalam jumlah yang banyak, ini kabar gembira untuk seluruh rekanan di negara ini, karena rangka dan atap nilainya 22 persen dari nilai kontrak,” tegasnya.

Pihaknya juga mendesak Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue untuk melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke proyek tersebut guna melihat secara langsung apakah sudah sesuai progres atau tidak. Apalagi proyek tersebut kontrak kerjanya akan berakhir.

“Jangan cuma Proyek 12,8 Milyar saja yang dikunjungi, tapi proyek pembangunan GOR senilai 13,7 Milyar yang didepan mata juga harus dikroscek,” tegasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Simeulue, Fikrianto, setelah beberapa kali dihubungi mattanews.co untuk dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapannya.

Editor : Anang