1 Unit Rumah di Lubuklinggau Terbakar Usai Disambar Petir

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, LUBUKLINGGAU – Akibat disambar petir, aliran listrik rumah Walijo (75), warga Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) meledak. Kondisi ini membuat rumah pria lanjut usia (lansia) tersebut terbakar, pada hari Senin (10/5/2021).

Rumah mbah Walijo, yang berada di Jalan Kali Serayu Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau hangus terbakar.

Bacaan Lainnya

Rumah berukuran berukuran 6×6 meter persegi yang berdinding papan, dihuni oleh Walijo bersama istrinya Ngaisyah dan seorang anaknya bernama Desti (37).

Rendi, menantu Walijo menjelaskan, kejadian pada hari Senin sekitar pukul 02.30 WIB. Asal api sendiri berasal dari korsleting listrik, akibat tersambar petir percikan api membesar hingga membakar kasur yang berada dalam rumah.

”Beruntung kejadian pada saat bulan Ramadan, sehingga warga sudah banyak terbangun dan ikut membantu untuk memadamkan api,” katanya.

Ditambahkan Desti, api cepat diketahui oleh warga yang berada di dalam masjid dan kebakaran langsung disiarkan melalui pengeras suarah masjid tersebut.

“Warga ikut bergerak menyiram api, sembari mengambil air dari masjid,” ucapnya.

Budi Santoso, Ketua RT 01, Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Budi Santoso, kronologi kejadian kebakaran yang menimpa rumah mbah Walijo berawal dari derasnya hujan yang mengguyur.

“Pada saat kejadian, rumah yang terbakar dalam kondisi kosong, karena mbah Walijo sekeluarga tidur di rumah anaknya,” ungkapnya.

Kebetulan saat kejadian, ada warga sedang iktikaf di masjid. Mereka melihat rumah korban mengeluarkan percikan api dan mengakibatkan terbakarnya rumah mbah Walijo.

“Api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam, setelah dipadamkan oleh pemadam kebakaran,” katanya.

Tidak hanya itu saja, sambaran petir juga membuat meteran listrik di beberapa rumah warga di sekitarnya ikut meledak dan rusak.

Sementara Kepala Dinas Sosial A. Hasian Ritonga melalui Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Bencana Alam dan Sosial (KPBAS) Nuki Irvandiana, turut meninjau di rumah Mbah Walijo.

“Korban jiwa tidak ada, hanya materi dan trauma saja. Tetangga kanan kiri juga sudah membantu,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait