MATTANEWS.CO, JAMBI – Semarak budaya dan semangat generasi muda mewarnai malam penyisihan ajang Bujang Gadis Kota Jambi yang digelar di Atrium WTC Batanghari Mall, Selasa malam (28/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, panitia resmi mengumumkan 11 pasang finalis Bujang Gadis Kota Jambi Tahun 2026 yang terpilih dari 50 besar semifinalis.
Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi dalam mencetak generasi muda berprestasi, berbudaya, serta siap menjadi duta wisata dan agen promosi daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.
Mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future”, ajang tahun ini menekankan pentingnya peran anak muda sebagai pelestari budaya lokal yang inovatif sekaligus penentu masa depan daerah. Acara dibuka dengan penampilan Tari Jejak Batu oleh Tim Kesenian Ikatan Bujang Gadis Kota Jambi dan disambut antusias ratusan pengunjung yang memadati atrium.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, jajaran Pemkot Jambi, Ikatan Bujang Gadis Kota Jambi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Nadiyah Maulana mengaku bangga terhadap semangat generasi muda Kota Jambi yang berani tampil dan berkompetisi demi meraih prestasi.
“Kalau dulu kita mengenal 3B yaitu Brain, Beauty, dan Behavior, bagi saya ada satu B lagi yaitu Brave. Karena tanpa keberanian, mereka tidak akan mau keluar dari zona nyaman dan menantang dirinya sendiri meraih mimpi,” ujarnya.
Ia juga memotivasi para peserta untuk terus bermimpi besar dan berusaha memantaskan diri demi masa depan yang lebih baik.
“Mimpi itu gratis, mari bermimpi setinggi-tingginya. Tidak hanya orang kaya yang boleh bermimpi. Dengan mimpi besar, kita akan berusaha menjadi pribadi yang layak untuk mewujudkannya,” tambahnya.
Nadiyah menegaskan kepada 22 finalis terpilih agar terus mempelajari budaya, pariwisata, serta visi pembangunan Kota Jambi karena nantinya akan menjadi wajah daerah di berbagai kesempatan.
“Kalian harus menjadi role model masyarakat Kota Jambi, tunjukkan karakter dan komunikasi yang baik. Pelajari budaya Jambi, potensi wisata, dan visi misi Kota Jambi Bahagia,” tegasnya.
Ia juga memberi semangat kepada peserta yang belum lolos agar tidak patah semangat karena masih banyak peluang lain di bidang kepemudaan dan prestasi.
Tahapan seleksi Bujang Gadis Kota Jambi 2026 telah dimulai sejak 9 April lalu, mulai dari seleksi administrasi, psikotes, hingga wawancara. Para finalis selanjutnya akan mengikuti pembekalan intensif mengenai kepariwisataan, keberlanjutan, dan isu sosial kekinian sebelum tampil di malam puncak grand final pada 12 Mei 2026 di Maulidia Convention Center.
Ajang ini diharapkan melahirkan generasi muda unggul yang mampu membawa nama Kota Jambi semakin dikenal luas melalui sektor budaya dan pariwisata.(*)














