Reporter : Alvine
KOTA BANJAR, Mattanews.co – Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny bersama Wali Kota (Wako) Banjar Ade Uu Sukaesih, meresmikan Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya, di RW 04 Dusun Sukahurip Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Jumat (18/12/2020).
Turut hadir mendampingi Danramil 1325 Langensari Mayor.Inf. Agung Subekti, Kapolsek Pataruman Iptu Achmad Daryatno, S.IP, M.M., Camat Pataruman Dedi Suryadi,S.STp, M.Si, Kasat Lantas Polres Banjar AKP Purwadi, Kasat Binmas Polres Banjar AKP Suharno, Kepala Desa Sukamukti Budi Hartono, serta Bhabinkamtibmas Desa Sukamukti Bripka Asep Mulyadi.
Dalam kegiatan Kampung Tohaga Lodaya tersebut Kapolres Banjar bersama Wako Banjar mengecek Kelompok Peternakan, Kelompok Pertanian, Kelompok KUKM, Kelompok Budidaya Ikan, dan Kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Setelah melaksanakan pengecekan tersebut Kapolres bersama Walikota Banjar beserta Rombongan melanjutkan acara tatap muka dengan warga sekitar dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
Kepala Desa Sukamukti mengucapan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Walikota Banjar dan Kapolres Banjar dalam rangka peresmian Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya yang bertempat di Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman.
Kemudian dilanjutkan sambutan Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H. mengatakan Kampung Tangguh merupakan program nasional yg digagas oleh Kapolri dan didukung oleh Pemerintah. Oleh karena itu program tersebut diimplementasikan di Kota Banjar.
“Kampung Tangguh di Desa Sukamukti ini sangat potensial, khusus untuk UMKM harus terus berinovasi mengenai pengemasan/packaging dari produknya agar dapat diterima oleh pangsa pasar yang lebih luas dan dapat meningkatkan harga jualnya,” ucap Kapolres Banjar.
“Semoga Kampung Tangguh ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas meskipun dilanda Pandemi Covid-19,” tambahnya.
Sementara itu, Walikota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si menyampaikan walaupun dilanda Pandemi Covid-19 semua elemen di tengah masyarakat harus tetap produktif, terutama dengan potensi pertanian yang dimiliki. Hal tersebut harus dapat dimanfaatkan.
“Covid-19 ini merupakan penyakit kerumunan, oleh karena itu jangan sampai kita mengabaikan protokol kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19,” ucap Walikota Banjar.
Editor : Chitet














