25 Kg Narkoba Sabu Asal Aceh Dibawa Masuk ke Sumsel Pakai Mobil Mewah

  • Whatsapp
Polda Sumsel menggelar konferensi pers terkait penangkapan kurir narkoba di Musi Banyuasin, yang membawa 25 Kg narkoba jenis sabu (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
Polda Sumsel menggelar konferensi pers terkait penangkapan kurir narkoba di Musi Banyuasin, yang membawa 25 Kg narkoba jenis sabu (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, PALEMBANG Polda Sumsel bersama Polres Musi Banyuasin Sumsel, menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 25 Kilogram yang dibawa tersangka TH (47) alias Opik, pada Rabu (10/2/2021) kemarin.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, tersangka Opik ditangkap saat melintas di kawasan Sekayu Muba, menggunakan mobil mewah jenis Pajero Dakar berplat BG 1527 P.

Bacaan Lainnya

“Usai diberhentikan, kendaraan yang digunakan tersangka langsung dilakukan penggeledahan. Ditemukan 25 bungkus sabu seberat 25 Kg,” ucapnya Wakapolda Sumsel didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, Kamis (11/2/2021).

Paket sabu yang dibungkus menggunakan kemasan teh Cina tersebut, disimpan pakai kardus dan diletakkan di bagasi belakang mobil. Tersangka Opik pun, langsung dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka membawa barang haram tersebut dari Provinsi Aceh menuju ke Kabupaten Lubuklinggau Sumsel.

Menurutnya, keberhasilan Ditresnarkoba Polda Sumsel dalam mengungkap dan mengagalkan peredaran narkoba tersebut, berkat upaya pihaknya dalam melakukan penyelidikan dan pemantauan.

“Beberapa minggu lalu kita mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba. Dari situ, kita terus melakukan pemantauan dan didapatilah tersangka ini,” katanya.

Sementara itu, tersangka Opik yang tercatat sebagai warga Kabupaten Penukal Utara Kabupaten (PALI) Sumsel ini mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali menjadi kurir narkoba tersebut.

“Selama ini saya bekerja sebagai penyadap karet. Ini baru pertama kali jadi kurir narkoba, upahnya Rp15 juta,” ujarnya saat diinterogasi di Polda Sumsel.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait