BERITA TERKINI

36 PAUD dan TK di Kota Marmer Terima Bantuan DAK Fisik 2022

×

36 PAUD dan TK di Kota Marmer Terima Bantuan DAK Fisik 2022

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung Dr. Suharni, M.Pd., M.M., saat diruang kerjanya, Jum'at (18/3) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kembali akan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 senilai hampir Rp 5.000.000.000,-.

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk melakukan rehabilitasi kepada lembaga PAUD maupun Taman Kanak-kanak (TK) yang tersebar di 19 Kecamatan Kabupaten Tulungagung.

Saat dijumpai, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung Rahadi Puspita Bintara, S.E., M.Si., melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dr. Suharni, M.Pd., M.M., mengatakan gelontoran anggaran hampir Rp 5.000.000.000,- tersebut merupakan yang pertama kali, yang digunakan untuk melaksanakan rehabilitasi beberapa lembaga PAUD maupun TK.

“Jadi begini, terkait DAK itu ada dua yaitu fisik dan non fisik. Sedangkan bidangnya pada tahun 2022 akan melaksanakan rehabilitasi kepada 36 PAUD maupun TK yang tersebar di Tulungagung,” kata Suharni pada mattanews.co di ruang kerjanya, Jum’at (18/3/2022) Pagi.

“Masing-masing PAUD atau TK menerima DAK Fisik Tahun 2022 sangat bervariatif. Untuk diatas 200 juta rupiah itu ada 4 lembaga, sedangkan sisanya dibawah angka tersebut,” imbuhnya.

Pria yang belum lama menerima gelar Doktor ini menambahkan, sesuai arahan dan petunjuk dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia ada tiga fokus dalam kebijakan DAK Fisik bidang pendidikan.

“Ketiga hal tersebut diantaranya, peningkatan ketersediaan akses dan mutu layanan pendidikan, pemberian bantuan kepada pemerintah daerah melalui penuntasan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan dalam mendukung pembelajaran berkualitas,” tambah Suharni.

Lebih lanjut Suharni menjelaskan, untuk lembaga PAUD dan TK yang tersebar di Tulungagung itu berjumlah total sekira 982. Sedangkan yang menerima DAK Fisik tahun 2022 ada 36 lembaga.

“Total ada 36 lembaga PAUD dan TK, rinciannya 3 berstatus negeri, dan 33 sisanya itu swasta,” terangnya.

“Adapun untuk anggaran setiap lembaga itu tidak sama. Ada 4 lembaga yang menerima di atas 200 juta, sedangkan sisanya dibawah angka tersebut ada 32 lembaga,” sambungnya.

“Iya benar, setiap lembaga tidak sama dalam menerima DAK Fisik ini tergantung dari kebutuhan yang diajukan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” Suharni menambahkan.

Setiap lembaga yang menerima, lebih dalam Suharni memaparkan, akan dipergunakan untuk memperbaiki rehabilitasi ruang kelas, pembangunan toilet, ruang UKS sedangkan untuk pembangunan gedung baru tidak ada.

Prosedur pihak lembaga agar mendapatkan DAK Fisik ini terlebih dahulu mengisi kondisi lembaga sekolahnya dengan secara berkala di sistem Dapodik. Selanjutnya, pihak Kementerian Pendidikan menyetujui dalam memberikan bantuan.

“Jadi untuk siapa yang mengerjakan rehabilitasi dengan DAK Fisik ini , kami menggunakan metode lelang dan penunjukan langsung. Prinsipnya, dalam DAK Fisik ini sesuai arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengutamakan kualitas, standar kualitas baik dalam hal ini kita tekankan bagi yang mengerjakan. Karena dalam pengerjaan ini pihaknya tetap dipantau oleh BPK,” paparnya.

“Pada intinya, kita berharap bantuan DAK Fisik 2022 ini bisa segera terwujud secara maksimal, sehingga tercipta lingkungan belajar yang berkualitas betul-betul diimplementasikan. Selain untuk sumber daya manusia (Guru.red), namun demikian sarana dan prasarana juga sangat penting dalam rangka mendukung suksesnya SDM indonesia terbaik,” pungkas Pria yang hobi olahraga Catur itu.