MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG — Pemerintah terus menggulirkan bantuan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah tekanan harga kebutuhan pokok. Kali ini, penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., didampingi jajaran Forkopimda dan Perum Bulog dipusatkan di Balai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Rabu (8/4/2026).
Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menekan beban pengeluaran rumah tangga miskin sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.
Kepala Desa Keboireng, Sopirin, mengatakan bantuan tersebut disalurkan kepada 385 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang sebelumnya telah melalui proses pendataan.
“Sebanyak 385 warga kami menerima bantuan pangan ini. Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang masih dirasakan warga,” ujar Sopirin.
Dalam penyaluran kali ini, setiap keluarga penerima memperoleh 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng Kita. Jumlah tersebut merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan sekaligus, yakni alokasi Februari dan Maret 2026.
Sesuai skema program, masing-masing PBP sejatinya mendapatkan 10 kilogram beras per bulan dan 2 liter minyak goreng per bulan. Penyaluran dua bulan sekaligus dinilai lebih efektif agar distribusi berjalan efisien dan manfaat bantuan bisa segera dirasakan masyarakat.
Dijalankan Bapanas dan Bulog, Desa Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Sopirin menjelaskan, program bantuan pangan CPP ini dijalankan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan penugasan kepada Perum Bulog Tulungagung, serta mendapat dukungan dari pemerintah daerah agar proses distribusi di lapangan berjalan tertib dan lancar.
Menurut dia, pemerintah desa tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga aktif mendampingi proses penyaluran agar bantuan benar-benar diterima langsung oleh warga yang berhak.
“Pemerintah desa hadir untuk memastikan bantuan ini tersalurkan langsung kepada masyarakat penerima. Dalam pelaksanaannya, kami juga sering didampingi Babinsa agar proses distribusi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” katanya.
Pendampingan tersebut dinilai penting untuk menjaga transparansi distribusi sekaligus meminimalkan potensi kendala di lapangan, terutama saat penyaluran dilakukan dalam jumlah besar.
Kades Keboireng Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati dan Bulog
Di sela kegiatan, Sopirin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah dan Perum Bulog yang telah mendukung penyaluran bantuan untuk warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dan Pimpinan Cabang Perum Bulog Tulungagung, Bapak Yonas Haryadi Kurniawan, atas bantuan yang diberikan untuk warga Desa Keboireng,” ucapnya.
Ia menegaskan, bantuan pangan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan keluarga kurang mampu yang pengeluarannya paling terdampak saat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Jadi Bantalan Sosial untuk Warga Kurang Mampu
Penyaluran bantuan pangan CPP merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus menjadi bantalan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Di tingkat desa, bantuan ini tidak hanya berfungsi sebagai dukungan logistik, tetapi juga menjadi penguat rasa aman bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.
Dengan distribusi yang terus dijaga tepat sasaran, Pemerintah Desa Keboireng berharap program serupa tetap berlanjut dan mampu menjadi penopang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan pangan boleh bersifat sementara, tetapi dampaknya sangat nyata menjaga dapur warga tetap mengepul di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya reda.














