BERITA TERKINI

8 Partai Politik Absen Deklarasi Pemilu 2024, Ini Tanggapan Ketua KPU Tulungagung

×

8 Partai Politik Absen Deklarasi Pemilu 2024, Ini Tanggapan Ketua KPU Tulungagung

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Sedikitnya ada 8 Partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Tulungagung yang absen membubuhkan tandatangan dalam Deklarasi Pemilu Sarana Integrasi Bangsa.

Deklarasi tersebut merupakan serangkaian kegiatan Kirab Pemilu 2024 bertempat di jalan R.A. Kartini nomor 17 depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung, Jumat (30/6/2023) Sore.

Pantauan media ini, deklarasi itu merupakan komitmen dari pihak penyelenggara Pemilu dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu menyatakan untuk mewujudkan Pemilu tahun 2024 sarana integrasi bangsa, melaksanakan Pemilu tahun 2024 secara langsung, umum, bebas, rahasia, dan jujur dan adil.

Selain itu, melaksanakan Pemilu tahun 2024 yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap proses dan hasil, dan terakhir mewujudkan Pemilu tahun 2024 untuk memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Mengapa itu terjadi, berbagai alasan dilontarkan oleh beberapa Ketua Partai politik peserta Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung.

Seperti halnya dikatakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur, Sofyan Heryanto, S.E., pihaknya mengaku tidak pernah mendapatkan undangan untuk menghadiri Kirab Pemilu 2024.

Anehnya, sambung Pria bakal calon legislatif dapil I Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung itu, justru pihak teman Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan tentang kegiatan Kirab Pemilu tersebut.

“Saya kemarin dikasih tahu sama mbak Susi Ketua DPC PDIP Tulungagung terkait undangan kegiatan tersebut. Terus terang saya kaget kok mendadak banget informasi yang saya terima,” ucap Sofyan melalui keterangan tertulis, di terima media online nasional mattanews.co, Jumat (30/6/2023) Sore.

“Cuman tadi pagi saya di WA oleh teman KPUD Tulungagung, yang intinya mengingatkan tentang kegiatan tersebut. Terus aku jawab, kalau saya nggak pernah menerima undangan tersebut kok di ingatkan,” imbuhnya.

Pria juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung itu menambahkan, dirinya juga menanyakan perihal undangan dari KPU tersebut ke teman-teman pengurus Partai Demokrat.

Setelah saya konfirmasi ke teman-teman pengurus DPC PD ternyata undangan tersebut tidak ada yg tau, atau nggak ada yg menerima,” tambahnya.

Jadi, kami tahu ada kegiatan KPU itu justru bukan dari teman-teman PD melainkan teman-teman lain parpol,” tukas Sofyan.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur, Hj. Susilowati, S.E., menuturkan pihaknya mengaku menghadiri kegiatan Kirab Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Tulungagung.

“Iya saya hadir dalam kegiatan Kirab Pemilu 2024, dan itu bisa dicek di buku kehadiran,” ucap Susi juga sebagai Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung melalui aplikasi WhatsApp.

Wanita yang merupakan bakal calon legislatif dapil VIII PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur tersebut menambahkan, pihaknya mengaku tidak mengetahui dalam kegiatan Kirab Pemilu itu juga ada penandatanganan deklarasi Pemilu 2024.

“Saya tidak tahu kalau kegiatan ini juga ada penandatanganan deklarasi Pemilu 2024. Seharusnya dari KPU itu sampaikan rundown acaranya,” tambahnya.

“Saya harapkan untuk kedepannya itu KPU dalam kegiatan harus sampaikan susunan acara dari awal sampai akhir seperti apa di dalam surat undangan,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kabupaten Tulungagung Susanah, S.Pd.I., mengatakan pihaknya memahami hal ini terjadi karena mis komunikasi.

“Tadi semua lengkap kok untuk partai peserta Pemilu, mungkin terlalu lama rundown acara karena kita menunggu KPU Kota Kediri, jadi merasa lama dan waktunya pulang, tapi itu tidak masalah kok. Dan nanti bisa disusulkan tandatangan di kantor,” katanya.

“Saya pikir teman-teman partai tidak tahu kalau ada tandatangan deklarasi Pemilu 2024,” sambungnya.

“Undangan memang untuk Kirab Pemilu 2024. Tapi untuk secara detail dan teknis tidak kami sampaikan, sehingga kami maklumi kalau terjadi mis komunikasi. Atau tidak masalah kok untuk tandatangan deklarasi tidak harus hari ini menyusul juga bisa,” katanya menambahkan.

Pantauan media ini ke delapan partai politik peserta Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung yang belum membubuhkan tandatangan dalam deklarasi tersebut diantaranya PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Persatuan Pembangunan.