MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Kekecewaan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LMS) yang tergabung dalam Aliansi Kian Santang semakin menjadi, di Kantor DPRD Kabupaten Purwakarta Jawa Barat (Jabar).
Pasalnya, pada audiensi tidak dihadiri pihak terkait dan Ketua DPRD Purwakarta.
Kedatangan Aliansi Kian Santang beraudiensi dengan DPRD Purwakarta, untuk mempertanyakan soal pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR).
Lalu, Belanja Tak Terduga (BTT) dan Pergantian Antar Waktu (PAW) salah satu anggota DPRD Kabupaten Purwakarta.
Audiensi Aliansi Kian Santang, hanya dihadiri Komisi I DPRD Kabupaten Purwakarta, Sekban DPKAD, dan Kasatpol PP Kabupaten Purwakarta, Rabu (8/9/2021).
Ketua GMBI Elan Sopian yang tergabung dalam Aliansi Kian Santang, meminta agar audiensi dihentikan.
“Untuk apa dilanjutkan, percuma karena yang hadir dalam audiensi tidak lengkap,” ucapnya di hadapan sejumlah pihak yang hadir.
Hal yang sama diutarakan Ramdan Juniar, Ketua Manggala Garuda Putih (MGP).
Dia menilai, seharusnya pimpinan DPRD Purwakarta hadir, dengan keadaan seperti ini.
Namun mereka seolah tidak dihargai. Padahal sudah jauh hari kami menyurati perihal audiensi ini.
“Kami kecewa, padahal audensi ini merupakan audensi yang dijadwal ulang sebelumnya oleh pihak DPRD Purwakarta, lalu apa pihak lain tidak diberitahukan, bagaimana dengan administrasi persuratan disini,” ucapnya.
Menurutnya, audiensi percuma dilamukan dan mereka meminta dijadwal ulang.
Mereka juga meminta agar semua pihak terkait bisa hadir.
“Pejabat Purwakarta jangan sampai hanya bisa makan gaji buta saja, kegiatan keluar daerah bisa hadir giliran bertemu dengan Aliansi tidak bisa,” ungkapnya.
“Jangan sampai bentuk kekecewaan kami berakibat menjadi kondisi yang tidak kondusif,” ujarnya.
Sementara anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Komisi I Dedi Juhari dari Fraksi PKS mengatakan, pihaknya siap kapan pun untuk menerima teman-teman dari Aliansi Kian Santang.
Ke depannya, dia berjanji akan coba berkoordinasi dengan pihak terkait, agar bisa hadir sesuai dengan yang diharapakan aliansi.
“Kami usahakan untuk kedepan saat audiensi ketua DPRD dan pihak terkait agar dapat hadir, sehingga permasalahan ini dapat segera selesai,” ujar Dedi Juhari
Dia juga tidak bisa menyimpulkan jadwal audiensi selanjutnya. Karena harus koordinasi dengan pihak terkait.
Namun, jika anggota Aliansi Kian Santang akan melakukan audensi, dia berjanji siap kapan saja.
“Untuk itu kami akan menindaklanjuti audensi yang gagal pada hari ini dan akan menjadwal ulang agar pada audensi berikutnya semua pihak dapat hadir,” ucapnya.














