BERITA TERKINI

Bupati Tulungagung Beberkan Indikator Utama Penurunan Level PPKM 

×

Bupati Tulungagung Beberkan Indikator Utama Penurunan Level PPKM 

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo saat diwawancara awak media di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (14/9) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG –  Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo mengatakan indikator utama penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2 adalah angka jumlah masyarakat yang sudah divaksin.

“Jadi begini, indikasi penurunan itu berkat pencapaian masuk 50 % jumlah warga yang telah divaksin dosis 1,” kata Maryoto, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (14/9/2021).

Ia menjelaskan, selain vaksin ada beberapa faktor juga mempengaruhi dalam penurunan level tersebut.

“Capaian angka vaksin terhadap masyarakat lanjut usia 40 persen, kemudian rasionya per 100 ribu penduduk itu harus angka 20 yang terawat atau terkonfirmasi positif,” terangnya.

Lebih lanjut Maryoto menegaskan indikator vaksin memang sangat dominan, dalam suatu daerah menentukan angka level.

“Begini, masyarakat di Tulungagung yang sudah divaksin dosis 1 mencapai 35 persen sekian, berharap dalam kurun satu minggu kedepan bisa mendekati angka 40 persen, terlebih saat ini berdasar dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri red.) Nomor 42, Kabupaten/Kota yang masuk level 3 ada 25 dari semula 18 dan sekarang masih akan bertambah lagi,” tegasnya.

Maryoto menyadari kendala yang dihadapi Pemerintah kabupaten dalam melaksanakan program vaksinasi dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Iya benar, kendala selama ini jumlah vaksin yang kita terima datangnya lambat, padahal animo masyarakat dalam mengikuti vaksinasi sangat antusias sekali, buktinya serbuan vaksinasi massal yang pernah kita gelar dari sasaran 2000 yang datang dilokasi hingga 5500,” ujarnya.

Bupati Tulungagung mengharapkan dalam sepekan kedepan vaksinasi terhadap masyarakat harus bisa mencapai 50 persen, dengan begitu Tulungagung mengalami penurunan level 2.

“Sangat jelas sekali capai 50 persen otomatis turun level 2, semoga seminggu kedepan,”‘harapnya.

“Sebagai upaya dari Pemkab dalam menggenjot vaksinasi dengan sinergitas semua elemen agar melaksanakan vaksin tersebut. Seperti nanti pada Sabtu 18 September 2021 Vaksinasi Massal yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) bertempat di Universitas Islam Negeri Tulungagung dengan 5000 sasaran, belum lagi yang dilaksanakan oleh instusi Perbankan dan lainnya,” sambungnya.

“Sekali lagi, vaksinasi merupakan indikator kuat dalam penurunan level, padahal secara akumulatif di Tulungagung sudah banyak capai 55 persen, namun demikian cara penghitunganya tidak demikian,” pungkasnya.