BERITA TERKINI

PWI Gelar Diskusi Soal Sosok Ideal Ketum KONI Sumsel

×

PWI Gelar Diskusi Soal Sosok Ideal Ketum KONI Sumsel

Sebarkan artikel ini

Reporter: Yulie Afriyani

PALEMBANG, Mattanews.co-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel memggelar Ngobrol Pintar (Ngopi) Mencari Sosok Ketua KONI Sumsel Ideal yang dihadiri dua kandidat Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Ir Suparman Romans dan juga Hendri Zainuddin Digelar di Kantor PWI Sumsel, Sabtu (29/9/2019)

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dan juga dihadiri Ketua DKP PWI Sumsel Kurnati Abdullah, para pengurus Harian PWI Sumsel dan para wartawan.

“Dalam waktu dekat kita akan memilih Ketua KONI Sumsel. Dan senang ini digagas kegiatan oleh PWI Sumsel. Kita harapkan dengan kegiatan ini muncul ide dan gagasan untuk membawa pembinaan olahraga dan prestasi yang nasional maupun Internasional,”jelasnya.

Pelaksana Harian (Plh) KONI Sumsel Dhennie Zainal mengatakan bahwa tantangan Ketua Umum KONI Sumsel kedepan diharapkan sosok yang benar-benar mumpuni dan profesional.

“Sebenarnya simple harapan Ketua KONI Sumsel yaitu layak dan memungkinkan. Layak dalam artian bisa mengayomi atlet, pelatih sementara memungkinan yaitu jika ada masalah pendanaan bisa mengatasi,”jelasnya.

Senada dengan itu dikatakan Ketua Umum PABBSI Sumsel Hendri Zainuddin mengatakan bahwa permasalahan olahraga saat ini hanya dua yakni teknis dan non teknis.

“Teknis, ada pelatih yang mengeluh mau ikut kejuaraan gak ada uang, atlet mau masuk JSC bayar dan lainnya,”jelasnya

Dikatakan Hendri bahwa untuk non teknis adalah kordinasi dengan Pemerintah bagaimana kemudian menyampaikan kordinasi. Baik itu ke eksekutif dan legislatif.

Sementara Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans mengatakan bahwa adanya ide dan gagasan yang ada tapi jika tidak didukung dengan sistem yang baik maka tidak akan maksimal.

“Ada beberapa tataran dalam membangun sistem, yakni adanya ketersidaan SDM, SDM yang mana? Yakni bibit atlet yang potensial dan kita tak perlu ragu karena para pelatih cabor yelah membina bukan hanya level daerah, provinsi, nasional bahkan Internasional,”jelasnya.

Editor: Bang YF