BERITA TERKINI

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT, Begini Harapan Bupati Tulungagung

×

Ribuan Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT, Begini Harapan Bupati Tulungagung

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., memberikan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada ribuan petani tembakau dan buruh pabrik rokok yang terdampak pandemi Covid-19.

BLT tersebut menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Tembakau tahun 2021.

“Jadi begini, ada 4004 penerima BLT barusan kita berikan secara simbolis kepada petani tembakau dan karyawan pabrik rokok,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (27/12/2021) Pagi.

Bupati Maryoto menjelaskan, bantuan ini sebenarnya menindaklanjuti program pemerintah yang bersumber dari DBH Cukai Tembakau tahun 2021. Dimana pihaknya memberikan kepada mereka petani tembakau, karyawan pabrik rokok yang berhak menerima.

“Adapun tujuan mereka yang bekerja dibidang tembakau yang terdampak Covid-19 khususnya petani tembakau dan karyawan pabrik rokok,” terangnya.

“Bantuan ini selain meringankan beban bagi terdampak. Selain itu, agar berkesinambungan jadi setiap tahun mendapatkan DBH Cukai Tembakau artinya ini sustainable atau berkelanjutan,” tutup Bupati Maryoto.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Tulungagung Dr.Adi Prasetiya, S.E., M.M., mengatakan hal serupa program bantuan langsung tunai ini diberikan kepada 4004 petani tembakau dan buruh pabrik rokok yang terdampak pandemi Covid-19.

“Iya benar, BLT secara simbolis diberikan kepada 4004 petani tembakau dan buruh pabrik rokok oleh Pak Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., didampingi Pak Wabup H.Gatut Sunu Wibowo, S.E.,” kata Yayak lebih akrab disapa itu.

Saat disinggung sudah berapa persen DBH Cukai Tembakau tahun 2021 sudah terserap, Yayak menjawab dengan tegas dan lugas.

“Kita masih melakukan evaluasi kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah terkait yang mendapat DBH Cukai Tembakau. Selain itu, koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda),” ujar Mantan Sekdin Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung itu.

“Apalagi saat ini masih inventarisasi, selain masih ada pelaksanaan beberapa kegiatan DBH tersebut, baru setelah itu kita lakukan evaluasi, Januari baru kita sampaikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yayak menjelaskan, adapun penerima BLT ini ada 4004 penerima manfaat. Rinciannya, 1994 buruh pabrik rokok dan 2010 buruh tani tembakau masing-masing menerima 200 ribu untuk satu kali penyaluran.

Tahun depan masih ada alokasi program bantuan ini , namun demikian pihaknya akan melakukan inventarisasi untuk sasaran penerima BLT tersebut, dan verifikasi sesuai data dilapangan.

“Untuk bantuan kepada 4004 kepada buruh pabrik rokok dan petani tembakau totalnya sejumlah Rp.800.800.000,- bersumber dari DBH Cukai Tembakau tahun 2021,” terangnya.

Bantuan ini tahun 2021, lebih dalam Yayak memaparkan, baru pertama kali diberikan kepada buruh pabrik rokok dan petani tembakau.

Mengacu pada PMK Nomor 206 Tahun 2010 salah satu penggunaan DBH Cukai Tembakau untuk buruh pabrik rokok dan petani tembakau.

“Iya benar, sesuai sesuai dengan peruntukannya dan kriterianya yang sudah ditetapkan baik itu dari PMK maupun sesuai surat edaran dari Provinsi Jawa Timur sesuai dengan kriteria penerima bantuan,” paparnya.

“Tahun depan target akan naik, karena saat ini masih indentifikasi awal semoga lebih banyak penerima dari cukai tembakau pada tahun 2022 nanti,” sambungnya.

Tempat sama, Sutikno (44) Desa Wates Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan petani tembakau yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih Pak Bupati Maryoto Birowo dan Pak Wabup Gatut Sunu Wibowo atas bantuan ini, bisa meringankan beban kami,” katanya.

“Semoga tahun depan menerima lagi bantuan ini,” imbuhnya.