BERITA TERKINI

Ultah ke-1 Ormas Garuda Putra Tulungagung, Sebut Masalah Pendistribusian Bansos

×

Ultah ke-1 Ormas Garuda Putra Tulungagung, Sebut Masalah Pendistribusian Bansos

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Ormas GPT Totok Fredy (kanan) saat memberikan potongan tumpeng kepada salah satu ketua ormas yang hadir tersebut, Minggu (30/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Garuda Putra Tulungagung, Totok Fredy menyoroti pendistribusian bantuan sosial di Kabupaten Tulungagung kurang maksimal.

Demikian, diungkapkan pada insan media usai melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada salah satu ketua ormas yang menghadiri undangan tersebut bertempat di salah satu warung makan di wilayah Desa Jatimulyo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung, Minggu (30/1/2022) Sore.

“Jadi begini, sore ini kita rayakan syukuran GPT cukup sederhana dengan potong tumpeng, bertujuan mensyukuri atas nikmat dari Allah Subhanahu wa ta’ala, walaupun baru berusia satu tahun tetap berkontribusi pada kabupaten yang kita cintai,” kata Totok diamini oleh para anggota GPT yang hadir.

Ia menambahkan, sebenarnya ulang tahun ormas GPT ini jatuh pada Senin 8 November 2021. Terkendala masih pandemi Covid-19 ditunda, sehingga baru dirayakan cukup sederhana pada sore ini.

Sebagaimana diketahui bersama, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2022 memasuki kriteria Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 Wilayah Jawa-Bali.

“Iya benar, dengan Tulungagung level 1 itu akhirnya bersama seluruh pengurus dan anggota baru dirayakan sore ini, dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan,” tambahnya.

Lebih lanjut Totok menjelaskan, organisasi yang ia pimpin ini bergerak dalam bidang sosial dan budaya.

Selaku organisasi bergerak bidang sosial ini, pihaknya mengaku sering menerima keluhan dari masyarakat penerima bantuan sosial dari pemerintah.

“Kita akui sebagai ormas usia masih belia ini, dari adanya beberapa aduan, akhirnya kita coba turun ke lapangan, sebenarnya ada apa dengan bansos tersebut. Faktanya, baik itu bansos dari Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan lainnya, pada keluarga penerima manfaat tidak tepat sasaran,” terangnya.

“Kita berikan koreksi kepada perangkat desa dan stakeholder terkait agar betul-betul dalam penyaluran itu sesuai dengan data yang ada,” imbuhnya.

Selama ini, lebih dalam Totok memaparkan, organisasi yang ia pimpin sudah bersinergi dengan Pemerintah kabupaten Tulungagung. Bahkan, mengaku sudah memberikan kontribusi membantu masyarakat terutama bidang sosial.

Agar lebih berkontribusi tersebut, ormas GPT akan membentuk Koordinator kecamatan (Korcam) di 19 wilayah kecamatan di Kabupaten Tulungagung.

“Begini, dulu setelah ormas ini dibentuk kita sudah pernah menyampaikan visi misi organisasi kepada Pak Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, dan disambut oleh Beliau dengan baik,” paparnya.

“Kita optimis, di 19 kecamatan korcam segera terealisasi, walaupun saat ini sudah terbentuk baru ada 8 kecamatan. Paling penting kita akan jalin silaturahmi terhadap stakeholder terkait,” sambungnya.

“Pada intinya, dengan ultah GPT ke-1 ini semoga pengurus, anggota tetap solid, kompak dalam mewujudkan visi misi organisasi sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Tokoh Pemuda Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung itu.