MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Aktivis sekaligus pelajar NU Kota Palembang menilai masifnya pemberitaan tentang Bendahara Umum PBNU, Mardani H Maming yang saat ini ramai dibicarakan.
“Melihat kondisi tersebut sangat menyesalkan sikap professionalisme media kita hari ini, yang seakan-akan menghakimi Pak Mardani. Dalam pemberitaan tersebut tidak dijelaskan secara rinci mengenai kronologinya dan menyayangkan akan framing yang tidak sehat untuk konsumsi publik karena status beliau hanyalah sebagai saksi,” ungkap Ketua PKPT IPNU UIN Palembang, Riko.
Dikatakan Riko, penting bagi pihaknya untuk meluruskan apa yang terjadi hari ini. Apalagi dengan posisi Mardani saat ini sebagai Bendahara Umum PBNU yang merupakan marwah organisasi.
“Tak mungkin kami melihat beliau sendirian melawan fitnah dan kezhaliman. Saya menduga bahwa ini ada kekuatan issue untuk menjatuhkan nama baik pak mardani. Sebagai tokoh muda bangsa yang kiprahnya selama ini sangat luar biasa,” papar Riko.
Lanjutnya, hal itu dilihat dari sikap hakim Pengadilan Tipikor Banjarmasin yang inkonsisten. Karena sebelumnya memperbolehkan Mardani hadir secara daring untuk memberikan kesaksian. Tiba-tiba ingin menghadirkan langsung. Tentu sikap tersebut patut kita curigai.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada beliau yang tetap kooperatif dalam memberikan kesaksian walaupun kasus tersebut tidak ada sangkut paut dengannya. Sangat tidak elok menurut saya kalau media terus menyudutkan Pak Mardani, tanpa melihat jelas bersalahnya,” tukasnya. (*)














