MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan langsung meninjau Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas Hulu, yang terbakar, Senin (23/5/2022).
Dimana gedung tersebut mengalami musibah kebakaran pada Minggu (22/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin.
Atas musibah tersebut, Fransiskus Diaan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berasumsi masing-masing. Marena dirinya sudah minta bantu dari pihak berwajib dalam hal ini Polres Kapuas Hulu agar bisa melaksanakan olah TKP, untuk memastikan penyebabnya.
“Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak mengeluarkan asumsi sendiri terkait penyebab kebakaran tersebut dan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah musibah kebakaran yang terjadi,” ujarnya.
Namun, dugaan sementara, menurutnya, karena arus pendek listrik. Dikatakannya, penyebaran api memang sangat cepat.
“Karena bangunan kantor BKPSDM ini termasuk sudah cukup berumur, bangunannya juga masih berupa kayu, jadi memang cepat api menyebar dengan cepat,” ulasnya.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut. Dimana banyak aset-aset pemerintah yang jadi korban, termasuk data kepegawaian secara fisik.
“Berkaitan dengan data- data secara fisik memang terbakar, namun pegawai di BKPSDM masih ada menyimpannya, seperti yang kita lakukan juga hari ini penyerahan SK CPNS dan PPPK Non Guru,” ucapnya.
Fransiskus Diaan juga menambahkan bahwa untuk pelayanan Kantor BKPSDM akan pindah sementara di Puskesmas kedamin.
“Untuk beberapa hari kedepannya pelayanan pada BKPSDM Kapuas Hulu masih terkendala dan untuk sementara aktivitas perkantoran pegawai BKPSDM akan dipindahkan ke Gedung Puskesmas Putussibau Selatan yang lama,” paparnya.
Diakuinya, bahwa untuk pelayanan memang dalam dua tiga hari ini masih tergantung. Karena pegawai BKPSDM otomatis harus bekerja di tempat yang baru.
“Tapi nanti untuk kantor pelayanan sudah ada, yakni di Gedung Puskesmas Putussibau Selatan, kebetulan sudah kosong, tadi sudah ditinjau oleh kepala dinasnya, jadi bisa disana,” kata Fransiskus Diaan.
Sedangkan untuk kerugian materil, Bupati belum bisa memastikan berapa nilainya. Namun yang pasti gedung, beberapa unit mobil dan sepeda motor.














