MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Dinas Sosial menggelar sosialisasi Bantuan langsung tunai (BLT) program penanganan inflasi akibat kenaikan Bahan bakar minyak (BBM) bertempat di auditorium Universitas Bhinneka PGRI setempat, Kamis (20/10/2022).
Saat dijumpai, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Drs. Suyanto, M.M., mengatakan sosialisasi BLT ini dihadiri oleh tiga ratus dua puluh empat peserta.
“Ada 324 peserta yang hadir yakni 19 Camat, 257 Kepala Desa, 14 Lurah, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-kabupaten Tulungagung,” kata Suyanto dihadapan awak media.
Dia menambahkan adapun sosialisasi ini digelar dalam upaya pengendalian dan mengantisipasi dampak terjadinya inflasi di daerah. Selain itu, akibat penyesuaian harga BBM.
Pemerintah pusat maupun daerah, lanjut Suyanto melaksanakan berbagai langkah dan strategi melalui berbagai regulasi. Mulai dari peraturan menteri, peraturan gubernur, maupun peraturan walikota atau bupati.
“Langkah itu di daerah bisa menekan angka inflasi. Diantaranya seperti melindungi kelompok masyarakat rentan dengan menjaga daya beli masyarakat,” tambahnya.
“Pentingnya kita gelar sosialisasi ini, karena akan disalurkan BLT kepada 4.000 Kelompok penerima manfaat terdampak inflasi,” imbuhnya.
“Sasarannya yaitu pedagang kaki lima, pracangan, ojek online, nelayan, tukang ojek, maupun pekerja yang lain dengan nominal Rp 150 ribu per bulan. Itu terhitung mulai bulan Oktober, Nopember dan Desember,” kata Mantan Camat Ngantru menambahkan.
Kadinsos Tulungagung mengharapkan dengan didistribusikan BLT ini, bagi masyarakat yang terdampak inflasi bisa membantu meringankan beban hidup dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.














