BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Dua Anak Punk Ternyata Begal di Talang Puteri

×

Dua Anak Punk Ternyata Begal di Talang Puteri

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dua ‘anak Punk’ pelaku begal di depan minimarket Simpang 4 Bakaran di Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Talang Putri, Plaju, Palembang pada Sabtu (1/10/2022) pukul 23.00 WIB, berhasil diringkus Polisi, Tim Tekab 134 dan Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, pimpinan AKP Robert Perdamaian Sihombing, Senin (7/11/2022).

M Hengki Miriyanto alias Hengki (20) warga Lorong Karang Luhur, Kecamatan Plaju dan Joni Arif Prasetya (24) warga Lorong Sentosa, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Plaju, Palembang terpaksa mendekam dibalik jeruji besi, setelah dilaporkan Heriyato (30), ke Polrestabes Palembang atas pencurian dengan kekerasaan, hingga sepeda motor kesayangan jenis Honda Vario nopol 5584 JAU tahun 2019 warna biru dirampas pelaku. Tak hanya itu, pelaku juga melukai korbannya hingga babak belur.

“Jadi, modus yang digunakan dua tersangka ini tidak lain, pura-pura tawuran. Setelah itu, mengeroyok korban. Spontan, korban menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motornya. Ketika kembali kelokasi, ternyata motor tersebut sudah dibawa para tersangka,” papar Kasat Reskrim, Kompol Haris Dinzah didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing, saat press release.

Kompol Haris Dinzah menjelaskan, dua tersangka ini terbilang sadis dalam beraksi.

“Kedua tersangka ini anak punk. Mereka ini terbilang cukup sadis dalam beraksi, tidak segan-segan melukai korbannya. Kini kami masih lengkapi berkasnya, untuk pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kompol Haris Dinzah.

Kasat Reskrim, Kompol Haris Dinzah menjabarkan, salah satu dari tersangka, dilumpuhkan.

“Karena dia melawan, terpaksa anggota lakukan tindakan tegas terukur. Dengan barang bukti berupa sepeda motor dan kunci kontak, langsung kita sita,” tuturnya.

Sementara tersangka Hengki, saat diwawancarai mengakui perbuatannya.

“Iya kak, ada kawan kami yang berkelahi dengan korban, lalu korban lari, sehingga motornya kita ambil. Tapi belum sempat dijual dan baru satu kali ini melakukannya,” tukasnya.