BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Pasca Banjir Bandang Lahat, Begini Kondisi Terkininya

×

Pasca Banjir Bandang Lahat, Begini Kondisi Terkininya

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, LAHAT – Debit air di Kabupaten Lahat, Sumsel, mulai surut. Namun, sedikitnya 176 KK (Kepala Keluarga) harus mengungsi di posko penampungan. Sementara, petugas BPBD, Timsar, Polri, TNI masih membantu masyarakat untuk bersih-bersih, Kamis (9/3/2023).

“Debit air mulai berangsur surut. Kini petugas masih membantu warga yang terdampak banjir bandang,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP S Kunto Hartono SIk MT, ketika diwawancarai wartawan online media ini.

Dikatakan AKBP S Kunto Hartono SIk MT, hingga saat ini belum diterima adanya korban jiwa.

“Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa. Kalau yang diberitakan anak meninggal karena banjir bandang hari ini, itu tidak benar. Sebab kami sendiri sudah mengkonfirmasi keluarga korban, Diga Danuri, bahwa korban menghilang sudah dua hari, kebetulan baru hari ini ditemukannya,” beber bapak berpangkat melati dua ini.

Mantan Kabag Ops Polrestabes ini menjabarkan, untuk akses jalan menuju Pagaralam masih bisa dilalui, hanya saja luapan air masih tinggi.

“Jalan masih bisa dilewati, tapi memang nampak luapan air tinggi. Kini kami masuh koordinasi dengan pemerintah setempat untuk posko penampungan sementara,” ujarnya.

Dari data BPBD, lokasi banjir bandang di Kabupaten Lahat, Sumsel, menimpa empat desa, yaitu Desa Tanjung Sirih, Tinggi Ari, Keban Agung dan Karang Dalam dan tiga kecamatan, Pulau Pinang, Gumay Ulu dan Mulak Sebingkai, Kamis (9/3/2023) pukul 09.15 WIB.

Curah hujan dan meluapnya Sungai Lematang, Lahat mulai nampak dari hari Rabu (8/3/2023). Sementara akses jalan, Jembatan Lahat – Pagaralam di Desa Tanjung Sirih Kacamatan Pulau Pinang dan Jalan Lahat – Pagaralam di Desa Tinggi Ari, Kecamatan Gumay Ulu mengalami hambatan banjir.

Selain itu, Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Desa Karang Dalam – Tanjung Sirih ikut terdampak pohon tumbang, serta rumah warga yang terendam banjir karena luapan air.