MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Menanggapi jalan rusak di Kampung Jayamukti RT 11 RW 06 Dusun 3, Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Purwakarta, Ryan Oktavia, sudah mengutus timnya untuk cek lokasi, Rabu (10/05/2023).
“Ya, kita sudah utus staff, bidang pemeliharaan jalan dan jembatan ke lokasi. Setelah mengkaji kondisi jalan, selanjutnya kami akan menyurati BBWS, karena jalan itu berdekatan dengan aliran sungai yang memang kewenangnnya ada. Untuk selanjutnya kita akan merencanakan peningkatan kemudian hari,” terang Ryan Oktavia.
Dikatakan Ryan, Pemkab Purwakarta, masih membutuhkan anggaran besar untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur layak. Namun, disisi lain, kemampuan APBD masih belum bisa terpenuhi.
“Kita mempertahankan kemantapan 85 persen. Kemungkinan ada penurunan akibat intensitas curah hujan tinggi beberapa bulan terakhir. Sementara 15 persen jalan rusak sedang dan berat akan diperbaiki secara bertahap,” papar Ryan.

Ryan menguraikan, terdapat jalan dengan kondisi rusak ringan sekitar 36,7 kilometer dan rusak berat sekitar 73 kilometer, sementara panjang jalan mantap sekitar 631 kilometer.
“Jalan akan ada peningkatan sekitar 14.7 kilometer, sedangkan perbaiki sekitar 16.35 kilometer. Sementara, jalan yang berstatus milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terdapat 59 kilometer, jalan nasional atau di bawah pemerintah pusat diperkirakan sepanjang 42,9 kilometer. Harus diketahui bersama, tidak semua ruas jalan di Purwakarta itu perbaikannya dapat dilakukan pemda, tergantung status jalan itu sendiri,” ungkapnya.
Ryan berharap, masyarakat bersabar untuk perbaikan jalan.
“Kalau anggarannya sudah ada, segera kita realisasikan perbaikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ryan menambahkan mengenai, ruas-ruas jalan nasional dan provinsi, sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Alhamdulillah, untuk empat ruas jalan provinsi sudah ada kegiatan pemeliharaan jalan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jabar. Sekarang kita juga tengah fokus pada penanganan bencana dan tanggap darurat pada ruas-ruas jalan kabupaten yang terkena longsoran dan genangan air,” pungkasnya.














