BERITA TERKINIHEADLINEPEMPROV SUMSEL

Tujuh Pj Dilantik, Deru: Ojo Dumeh

×

Tujuh Pj Dilantik, Deru: Ojo Dumeh

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Tujuh kepala daerah di Sumatera Selatan yang habis masa jabatannya pada 17 September digantikan dengan tujuh Penjabat (Pj) Bupati/Walikota yang dilantik Gubernur Sumsel, Herman Deru di Griya Agung, Senin (18/9). Yakni, Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri, Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam, Pj Walikota Palembang Ratu Dewa, Pj Walikota Prabumulih Elman, Pj Walikota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia dan Pj Walikota Lubuk Linggau Trisko Defriyansa.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, tujuh penjabat kepala daerah, PKK dan Sekda (Empat Lawang, Prabumulih, Palembang dan Lubuk Linggau) mulai menjalankan amanah penting di jabatan yang baru. Ia menyebut, Pj kepala daerah harus bisa menjalankan tiga unsur utama. Pertama, menjadi pemimpin pemerintahan, kedua pembangunan dan infrastruktur dan terakhir pemimpin bagi masyarakat.

“Kemudian Pemerintahan juga harus berjalan dengan kondusif,” ujar Deru.

Ia meminta, kebijakan yang dibuat oleh Pj harus punya dampak positif kepada masyarakat. “Jangan serta merta mudah tanda tangan untuk sesuatu hal, apalagi yang berdampak negatif terhadap individu, komunitas atau wilayah dalam kepemimpinan pemerintahan,” tambahnya.

Dalam pembangunan di daerah, ia meminta agar Pj bisa melaksanakannya dengan baik. “Pembangunan harus berjalan sesuai dengan keuangan daerah, visi misi dan RPJMD yang ada,” katanya.

Kesantunan di tengah masyarakat, juga harus menjadi patokan ketika bersama rakyat. “Ojo dumeh, ingat bahwa saudara akan kembali ke habitat menjadi ASN kembali usai menjadi Pj,” cetusnya.

Dalam kepemimpinan Pj ini, ia menyebut ada tantangan berat pada 2024 mendatang. Menurutnya, tahun politik akan banyak pemilihan, yakni Pileg, Pilkada dan Pilpres. “Untuk itu, Pj harus punya sikap tegas dan cerdas serta menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku,” bebernya.

Untuk menjaga kestabilan politik di wilayah masing-masing, Pj harus bisa berkomunikasi dengan Forkopimda dalam menjaga ketertiban masyarakat, ketahanan negara dan penegakan hukum. Ia juga berharap Pj selalu berkomunikasi dengan pejabat sebelumnya untuk berbagi ilmu pengetahuan soal daerah.

“Dan yang sudah masuk rest area (kepala daerah habis masa jabatan), bisa memberikan ilmu terbaiknya kepada Pj,” kata Deru. Ia menambahkan, Pj yang dilantik dengan jabatan strategis ini sudah melalui pertimbangan. Mulai dari pengusulan, penetapan dan pelantikan.

Dalam sambutannya, ia juga meminta setiap Ketua PKK ikut berperan menurunkan angka stunting di daerahnya. Sumsel sudah menjadi salah satu yang terbaik dalam menurunkannya tahun ini, diharapkan tahun depan menjadi lebih baik. “Kalau ternyata volumenya sama dengan yang kemarin, artinya hilal ketidak berhasilan,” beber Deru.

Selain itu, Pj juga diminta menjaga inflasi di daerahnya. Daerah yang menjadi fokus pertanian, harus menjadi perhatian khusus karena akan berhadapan dengan elnino. “Saat ini juga masalah karhutla, tapi pelantikan hari ini hujan deras semoga menjadi berkah bagi semua,” tukasnya.

Ratu Dewa yang dilantik sebagai Pj Walikota Palembang yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kota Palembang menyampaikan, masih banyak PR yang harus segera diselesaikan. Baik dari sisi pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan dan utamanya kesehatan.

Dia mengaku akan berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, utamanya mengenai kondisi kabut asap yang saat ini terjadi. “Sudah bentuk tim bahkan sudah saya rapatkan untuk menjalin kerjasama dan bicara dengan Pak Danrem, untuk segera mengatasi. Khususnya saya juga sudah meminta setiap masing-masing kecamatan dan kelurahan untuk memetakan secara detail,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan akan membahas mengenai smartcity. Hal itu lantaran dari 19 destinasi wisata yang ada di Palembang, baru dua destinasi wisata yang sudah mengarah kesana.

Lusapta Yudha Kurnia, Pj Walikota Pagaralam menyebut, akan langsung menjalankan roda pemerintahan yang sesuai dengan tugasnya sebagai Pj. “Saya berharap akan semakin baik ke depannya,” ujarnya. Dirinya juga akan melihat potensi daerah untuk dikembangkan.

Terkait masalah politik, ia menegaskan akan melakukan persiapan dengan matang agar pilkada berjalan dengan kondusif. “Kita akan koordinasikan dengan Forkompinda dan jajaran lainnya demi mempertahankan kondusivitas pada pilkada nanti,” tegasnya.

Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri mengatakan, ingin memastikam roda pemerintahan dan pembangunan di masyarakat pada masa transisi ini berjalan sesuai yang direncanakan. “Kita akan melanjutkan tugas pembangunan dan pemerintahan agar bisa berjalan. Konsolidasi dan sinergi juga akan dijalankan. Pengabdian terbaik akan saya berikan,” katanya.

Pj Walikota Lubuk Linggau, Trisko Defriyansa mengungkapkan, penurunan stunting di Lubuk Linggau pada tahun lalu sangat baik. Angka penurunannya akan dikejar kembali pada tahun ini.

Ahmad Rizali, Pj Bupati Muara Enim mengatakan, ada tugas khusus untuk pelaksanaan Pemilu pada tahun depan. Pihaknya, akan melaksanakan tugas itu dengan baik. “Termasuk roda pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dengan menjaga inflasi tetap baik,” katanya.

Pj Bupati Banyuasin, Hani Syopiar Rustam mengatakan, akan menjalankan tugas sebaiknya untuk pembangunan dan pemerintahan secara efektif dan efisien dan bebas KKN untuk kesejahteraan masyarakat. “Program yang baik akan dipertahankan dan melanjutkan yang sudah nyata untuk masyarakat,” jelasnya.

Elman, Pj Walikota Prabumulih mengatakan, akan bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat. Prioritas yang akan dijalankan adalah masalah kesehatan, hukum, kemiskinan, ekonomi dan lainnya. “Kita akan bekerja bersama-sama dengan seluruh jajaran di bawah, tidak bisa sendirian,” ujarnya.

Dalam Pemilu nanti, dirinya juga berharap tercipta suasana kondusif, aman dan nyamam. “Kita akan buat suasana kondusif dan nyaman saat Pemilu nanti,” pungkasnya.