BERITA TERKINI

Sabet Juara Umum Festival Olahraga Tradisional Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818, Camat Kedungwaru: Kami Memang Beda

×

Sabet Juara Umum Festival Olahraga Tradisional Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818, Camat Kedungwaru: Kami Memang Beda

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur keluar sebagai juara umum, setelah menyabet juara 1 dari semua cabang olahraga yang dipertandingkan.

Pantauan media ini, kegiatan Festival Olahraga Tradisional diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 yang dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Dr. Ir. Heru Suseno, MT., di lapangan Hutan Kota setempat, Jumat (3/11/2023).

Saat dijumpai, Camat Kedungwaru, Rahmat Aditya Kuncoro mengatakan ia mengaku tidak menyangka akhirnya keluar sebagai juara umum dalam Festival Olahraga Tradisional dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818.

“Alhamdulillah untuk Kecamatan Kedungwaru menyapu bersih menjadi juara 1 dari seluruh lomba yang dipertandingkan, akhirnya dinobatkan menjadi juara umum,” ucap Mantan Camat Kauman, Kabupaten Tulungagung dihadapan awak media.

Rahmat menambahkan dengan menyandang status juara umum menjadikan motivasi tersendiri bahwasanya olahraga tradisional ini memang harus dilestarikan di masyarakat.

Kegiatan Festival Olahraga Tradisional, sambung dia, saat ini di masyarakat mulai ditinggalkan. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan tahun depan agar lebih baik lagi dan ditingkatkan.

“Olahraga tradisional ini sedikit terlupakan dan mudah-mudahan untuk tahun selanjutnya bisa terselenggara lebih baik lagi. Selain itu bisa menjadi salah satu alternatif untuk bisa dilestarikan di masyarakat,” tambahnya.

“Kami ikuti semua olahraga yang dilombakan baik itu lomba egrang, bangkiak, dan tarik tambang, dengan mengerahkan 20 personel,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rahmat menjelaskan dalam menghadapi festival olahraga tradisional ini, ia mengaku tidak ada persiapan secara khusus.

Kendati demikian, jelas dia, semangat dan kekompakan tim Kedungwaru merupakan modal awal sehingga dapat menyabet predikat juara umum.

“Jujur saja, kami tidak menyangka akhirnya keluar sebagai juara umum bisa mengalahkan tim-tim tangguh dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” terangnya.

“Yang jelas kami terbaik, untuk tahun akan datang pasti predikat ini akan kami pertahankan,” sambungnya.

“Sesuatu yang spesial, karena festival olahraga tradisional ini baru pertama digelar, dan kami keluar sebagai terbaik,” urainya.