BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Bupati Kapuas Hulu Sebut Ada 27 Desa Belum Teraliri Listrik

×

Bupati Kapuas Hulu Sebut Ada 27 Desa Belum Teraliri Listrik

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kabupaten Kapuas Hulu, merupakan salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Barat yang berada dipaling ujung Sungai Kapuas dan Wilayahnya berbatasan langsung dengan negara Malaysia timur (Serawak).

Dalam upaya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu salah satunya difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yaitu jalan, listrik, sarana air bersih dan jaringan telekomunikasi.

hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat menghadiri peresmian penyalaan listrik lintas utara Putussibau. Peresmian penyalaan jaringan listrik 24 jam terpusat di Rumah Betang Dusun Uluk Palin, Desa Sungai Uluk Palin Kecamatan Putussibau Utara, Kamis (15/3/2024).

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengatakan, khusus untuk pembangunan kelistrikan di Kabupaten Kapuas Hulu semenjak ditetapkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah bahwa urusan pemerintahan di bidang kelistrikan bukan merupakan wewenang pemerintah kabupaten.

“Melainkan wewenang pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sehingga dalam hal ini pemerintah kabupaten hanya sebatas melakukan kordinasi dan bersinergi dalam pembangunan kelistrikan,” ujar Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan.

Pria yang kerap disapa Bang Sis itu menambahkan, berdasarkan data Rasio Desa Berlistrik (RDB) Kalimantan Barat tahun 2023 bahwa RDB Kabupaten Kapuas Hulu sebesar 88,3%.

“Artinya bahwa dari 278 Desa dan 4 Kelurahan di Kabupaten Kapuas Hulu yang sudah teraliri listrik PLN sebanyak 230 Desa, Sedangkan 19 Desa berlistrik non PLN dan 33 Desa belum berlistrik,” jelas Bupati.

Bang Sis berharap, kepada pemerintah provinsi, pusat atau PLN untuk dapat segera membangun jaringan listrik khususnya pada desa – desa yang belum berlistrik dan sudah terbangun akses jalan darat.

“Sedangkan untuk desa – desa yang belum terbangun akses jalan darat atau tidak dapat dibangun akses jalan darat yaitu desa – desa di daerah danau perlu dipikirkan bersama untuk rencana pembangunan kelistrikan,” tutur Bupati.

Bang Sis, sampaikan pada hari ini di Desa Sungai Uluk Palin ini melakukan peresmian penyalaan jaringan listrik yang telah dibangun oleh PLN, dimana jaringan listrik ini akan mengaliri 7 Desa yang belum berlistrik di jalur lintas utara Kabupaten Kapuas Hulu.

“Yaitu Desa Sungai Uluk Palin, Desa Banua Tanga, Desa Lauk Kecamatan Putussibau Utara, Desa Rantau Prapat dan Desa Tamao Kecamatan Embaloh Hulu serta Desa Setulang dan Desa Sungai Senunuk kecamatan Batang Lupar,” ujar Bang Sis.

Lanjut kata Bupati, dengan telah terbangunnya listrik pada 7 desa tersebut, harapannya dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sehingga dapat meningkatkan penghasilan dan taraf hidup masyarakat.

“Dengan sudah teralirinya listrik PLN sebanyak 7 Desa tersebut,maka rasio desa berlistrik di kabupaten Kapuas Hulu meningkat menjadi 90, 1% atau tinggal 27 Desa lagi yang belum teraliri listrik,” bebernya.

Ditambahkan Bupati Sis, perlu disampaikan juga, selain masih ada beberapa desa yang belum teraliri listrik dari jaringan listrik PLN, masih juga terdapat kota kecamatan dan desa – desa yang baru terlayani listrik selama 12 jam (malam hari saja).

“Yaitu kota kecamatan Batang Lupar yang dialiri dari Lisdes (Listrik Desa) Lanjak dan kota kecamatan Embaloh Hulu yang dialiri Lisdes Ulak Pauk, sehingga perlu perhatian dari pemerintah pusat atau PLN untuk supaya ibukota kecamatan dan desa – desa tersebut dapat dilayani listrik PLN selama 24 jam,” pungkas Bupati Kapuas Hulu.