MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Geger, warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pergoki aksi pasangan muda mudi yang sedang asik indehoy di kamar kost. Tak ayal, pasangan dimabuk cinta itu digiring warga ke balai desa setempat, Jumat (2/8/2024).
Diketahui pasangan tersebut itu tidak lain, sama – sama satu kampus di salah satu perguruan tinggi ternama di Kabupaten Tulungagung, mahasiswanya warga Blitar.
“Iya benar, pasangan mahasiswa itu digerebek warga saat sedang indehoy di salah satu kamar kost pada pukul 01.30 WIB dinihari tadi,” ungkap Kepala Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Agus Waluya saat dikonfirmasi di Balai Desa setempat.
Pria yang dikenal dengan nama Agus Jenderal itu menambahkan, sepasang kekasih ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama di kampungnya.
“Sepasang mahasiswa itu akhirnya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan tidak senonoh di kamar rumah kost,” imbuhnya.
Agus Jendral menjelaskan, penggerebekan pasangan mesum ini bukan untuk pertama kalinya, namun masih saja terulang.
“Selama saya menjabat Kepala Desa Plosokandang, tercatat sudah ada 20 kali penggerebekan yang dilakukan warga dengan perkara yang sama mesum. Saya menyadari warga kami berjumlah ratusan, kendati demikian saya sangat mengharapkan partisipasi para pemuda agar turut menjaga keamanan dan ketertiban tempat tinggal kita,” ujanya.
Agus Jenderal menambahkan, meskipun aksi penggerebekan pasangan mesum menyorot perhatian, namun hendaknya warga tidak boleh arogan.
“Sangat diharapkan untuk tidak arogan dan melakukan penganiayaan terhadap mereka. Sejauh ini saya mengapresiasi tindakan warga setempat, yang bersama menjaga kampung,” tuturnya.
Kades Plosokandang memaparkan, agar kejadian tidak kembali terulang, diharapkan pihak kampus dapat memberikan hukuman, yang membuat keduanya jera.
“Selain itu, kami juga mengharapkan Satpol PP Kabupaten Tulungagung lebih gencar lagi melakukan operasi di rumah-rumah kost,” pungkasnya.















