Reporter : Nisya
OKI, Mattanews.co – Terkait pemberitaan di salah satu media online pada hari ini yang menyatakan bahwa buaya yang sering muncul di Sungai Komering, tepatnya di Kampung 1 Desa Tanjung Serang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan sudah tertangkap, ternyata kabar tersebut adalah hoax.
Seperti diungkapkan oleh Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Aleksander Bustomi.
Menurut dia, sejak Jumat (01/11/2019) lalu, pihaknya telah berupaya untuk melakukan penangkapan buaya yang sering muncul di Sungai Komering dengan memberikan umpan bebek. Namun, hingga berita ini diturunkan, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Alek membenarkan soal isu keberadaan buaya yang sempat viral di media sosial tersebut, karena pihaknya sudah mengkroscek langsung ke lokasi serta berkoordinasi dengan Polsek, Bhabinsa, Camat Kayuagung dan kepala desa setempat.
“Keberadaan buaya tersebut memang benar adanya. Bahkan, tim kita sudah melihat langsung buaya yang muncul di sungai desa tersebut,” ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui seluler, Ahad (03/11/2019) malam.
Akan tetapi, kata Alek, soal isu penangkapan buaya tersebut tidak benar, dan buaya yang sering muncul tersebut belum berhasil ditangkap.
“Hari ini kita fokus memadamkan api di daerah Kedaton, bahkan malam ini tim juga tengah melakukan pemadaman api di Desa Tanjung Alai,” jelasnya.
Alek mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk tidak melakukan aktivitas di pinggiran sungai, terutama anak-anak, karena sangat berbahaya.
“Saat ini kita himbau kepada warga jangan dulu beraktivitas di pinggiran sungai, karena buaya tersebut masih berkeliaran dan belum tertangkap,” ujarnya.
Ditambahkan Alek, pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan perihal keberadaan buaya di Sungai Desa Tanjung Serang tersebut.
“Besok kita akan segera mengirimkan surat ke BKSDA untuk membantu melakukan penangkapan buaya tersebut,” tutupnya.
Editor : Anang














