MATTANEWS.CO, PALEMBANG, – Puluhan pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, Vicky Prasetyo dan Muhammad Suwendi (Paslon 01), mendatangi Kantor DPC PKB Kabupaten Pemalang yang terletak di Kelurahan Mulyoharjo, pada Selasa (26/11/2024) malam.
Aksi ini diduga terkait dengan kekecewaan para pendukung yang belum menerima uang saku yang dijanjikan selama kampanye, serta kejelasan mengenai upah para saksi yang hingga saat ini belum diterima.
Menurut informasi yang diperoleh, massa yang terdiri dari Koordinator Kecamatan (Korcam), Koordinator Desa (Kordes), Koordinator TPS, dan saksi-saksi calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut mendesak pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai nasib dana yang belum cair.
Salah seorang Kordes dari Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Slamet, mengatakan bahwa pihaknya merasa kesal karena pasangan calon nomor 01 tidak dapat memenuhi janji pembayaran bagi saksi-saksi kampanye.
“Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 01 tidak mempunyai uang untuk upah para saksi. Jadi, warga yang sudah terdata saya lepaskan, terserah mereka nanti mau memilih paslon 02 atau 03,” ujar Slamet dengan nada kecewa.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh para pendukung lainnya yang mendatangi Kantor DPC PKB. Mereka menuntut kejelasan mengenai uang saku yang dijanjikan untuk mengganti biaya transportasi, seperti uang bensin.
“Uang saku untuk para saksi tidak cair. Tadi, kata tim yang ada di dalam Kantor DPC PKB, mereka bilang tidak ada uangnya,” tambah salah satu Kordes yang hadir dalam aksi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari tim pemenangan Paslon 01 ataupun dari pengurus DPC PKB Kabupaten Pemalang mengenai insiden tersebut.
Massa pendukung yang sempat berkumpul di kantor DPC PKB tampaknya masih menunggu kepastian terkait tuntutan mereka.
Keadaan ini menambah ketegangan dalam persaingan politik di Pemalang menjelang Pilkada, dan mencuri perhatian publik serta media setempat.














