BeritaBERITA TERKINIHEADLINEhomeNUSANTARAPEMERINTAHANPOLITIK

Halalbihalal Bersama ASN, Bupati Tulungagung Semprot Jajaran Birokrasi Gagap Perubahan 

×

Halalbihalal Bersama ASN, Bupati Tulungagung Semprot Jajaran Birokrasi Gagap Perubahan 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Pemerintah kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur menggelar halalbihalal pasca Lebaran 2025 bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (8/4/2025) Pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., melontarkan semprotan kepada jajaran birokrasi menyebut masih banyak yang gagap dengan perubahan, semua mempertahankan cara kerja lama, seperti biasanya saja.

“Akan tetapi, menjelang paruh kedua dari 100 hari pertama pemerintahan ini. Saya melihat jajaran birokrasi masih banyak yang gagap dengan perubahan,” ucap Gatut Sunu lebih akrab disapa.

“Padahal, kalau cara kerja tetap sama, maka perubahan ke arah perbaikan yang kita harapkan, mustahil bisa diwujudkan,” imbuhnya.

Gatut Sunu menambahkan beberapa contoh tidak sigapnya birokrasi, bisa dilihat dari penyelesaian prioritas-prioritas pemerintahan yang tersendat.

Realisasi efisiensi anggaran yang jauh dari target awal, sambung Gatut Sunu, Quick Wins 100 hari yang masih belum berjalan sesuai harapan, dan banyaknya arahan-arahan Bupati yang belum ditindaklanjuti.

“Saya lihat, kelemahan birokrasi ini ada pada pengendalian, khususnya pada monitoring dan evaluasi. Yang tampak, jika Bupati memiliki prioritas program pembangunan, tidak ada yang sigap mengkoordinasikan rencana pelaksanaannya,” tambahnya.

Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan hari ini merupakan Apel Pagi bersama pasca setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Masih dalam suasana lebaran ini, jelas Gatut Sunu, kepada seluruh jajaran ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Tulungagung, ijinkan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.

“Semoga ibadah Ramadan kita diterima oleh Allah Subhanahu ‘Wataala, dan menjadi bekal kebaikan bagi kita semua. Khususnya, dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai abdi negara, sekaligus sebagai pelayan masyarakat,” terangnya.

“Pagi ini merupakan momentum yang sangat baik, untuk memulai kembali aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, sejak hari pertama ini, saya mengajak seluruh jajaran Pemkab Tulungagung untuk langsung fokus menjalankan semua tugas dengan penuh tanggung jawab,” sambungnya.

“Jangan sampai libur yang sudah panjang, masih dilanjut dengan ketidaksiapan kerja. Itu harus kita hindari bersama. Kita harus memberi contoh, bahwa kehadiran kita di kantor ini, bukan sekadar menggugurkan kewajiban masuk kerja, tetapi menjadi bagian dari menjalankan amanah untuk membangun daerah,” katanya menambahkan.

Menurut Gatut Sunu, hari ini adalah ke-48 sejak ia dilantik pada tanggal 20 Februari 2025. Masyarakat Tulungagung memberi kepercayaan kepada kami, untuk menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Inilah hakikat pergantian kepemimpinan daerah, kata Gatut Sunu yaitu mengubah yang masih kurang menjadi baik, dan memperbaiki yang sudah baik menjadi semakin baik,” ujarnya.

“Demikian juga, tidak ada yang merasa punya tanggung jawab untuk mengendalikan dan memastikan bahwa prioritas program tersebut akan berjalan sesuai rencana,” sambungnya.

“Bahkan, kondisi seperti ini terjadi pada arahan-arahan yang saya berikan, baik dalam rapat staf, maupun dalam banyak sambutan. Seolah-olah itu semua hanya formalitas, yang tidak perlu dikerjakan. Oleh karena itu, mulai saat ini,saya minta ada yang mengawal pelaksanaan prioritas Bupati. Secara struktur, sebenarnya Sekretariat Daerah memiliki fungsi monitoring dan evaluasi, sehingga bisa mengambil peran itu,” katanya menambahkan.

Lebih dalam Gatut Sunu memaparkan kalau dipandang masih berat, saudara Sekda bisa membuat Tim Kerja gabungan, bisa melibatkan Bappeda dan/atau Inspektorat. Intinya, harus ada unit kerja yang memastikan bahwa setiap prioritas Bupati itu bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena, kerja nyata seperti inilah yang diharapkan oleh masyarakat.

“Kembali ke suasana lebaran, di pagi ini, kita juga akan melaksanakan halal bihalal. Tradisi yang merupakan warisan luhur Bangsa Indonesia, yang lekat dengan nuansa saling memaafkan dan saling tepo seliro. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, mari kita jernihkan nurani. Mari kita rekatkan kembali hati yang mungkin pernah renggang. Mari kita saling memaafkan dengan hati yang lapang,” paparnya.

“Saya percaya dengan keikhlasan kita dalam meminta maaf dan memaafkan, itu semua akan mempererat jalinan persaudaraan dan kebersamaan kita, sebagai satu keluarga besar, yaitu keluarga Besar Pemerintah Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.

Pantauan media, halalbihalal itu Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo didampingi Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., serta Sekda Drs. Tri Hariadi, M.Si.