MATTANEWS.CO, KOTA MALANG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RSSA Malang, Dr.dr. Mochamad Bachtiar Budianto, Sp.B (K) Onk, FINACS, FICS, menjadi sorotan setelah sebuah akun Instagram yang diduga miliknya, @bachtiar6086, mengunggah komentar yang mengandung unsur SARA pada salah satu postingan yang dibagikan anggota Komisi IX DPR RI, Uya Kuya, Sabtu (10/5/2025).
Munculnya komentar kontroversial ini yang di unggahan oleh Uya Kuya, terkait pembahasan soal perundungan di dunia pendidikan tinggi kedokteran.
Dalam unggahan tersebut, akun Instagram @bachtiar6086 berkomentar,“Artis paling item san kriting,” disertai dengan emoji tertawa, yang dianggap bernada rasis.
Komentar pun bersambut, Uya Kuya membalas unggahan tersebut dan merasa kecewa dengan komentar tersebut, langsung merespons melalui media sosial.
“Serius nih, seorang dokter komennya fisik? Wah, gak heran, ternyata Anda…,” balasnya.
Uya juga menegaskan bahwa komentar tersebut sudah di-screenshot dan tidak akan dihapus.
Bahkan, Uya Kuya juga memposting video lanjutan di mana dia mengungkapkan bahwa dirinya melakukan pelurusan rambut sebagai reaksi terhadap penghinaan yang diterimanya.
“Hari ini saya catokan, karena kemarin waktu membahas soal bullying PPDS, saya dikatain ‘artis item kriting’ sama salah satu Direktur Utama Rumah Sakit Saiful Anwar di Malang,” kata Uya dalam video tersebut.
Dalam video tersebut, Uya terlihat mengenakan jas biru, siap menghadiri rapat kerja Komisi IX dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Awak media mencoba mengonfirmasi kebenaran komentar tersebut melalui akun Instagram @bachtiar6086 gagal, karena akun tersebut kini telah dinonaktifkan.
Begitu juga upaya untuk menghubungi dr. Bachtiar, yang hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.
Awak media ini sudah mencoba konfirmasi ke akun yang diduga milik Dirut RSSA itu, namun akun Instagram @bachtiar6086 sudah tidak aktif.
Melalui Kepala Subbagian Humas RSSA Malang, Dony Iryan Vebry Prasetyo, media diberitahukan bahwa masalah ini sudah disampaikan kepada dr. Bachtiar, meski dia belum bersedia memberikan komentar.
“Sudah saya sampaikan ke beliau, namun beliau belum berkenan memberikan komentar kepada media,” tukasnya.














