MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Setelah melalui perjalanan panjang di dunia pemasyarakatan, Dani Ilham, akhirnya dipercaya menjadi Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu.
Pria kelahiran tahun 1980 ini merupakan lulusan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari dua dekade di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI.
Kepemimpinan Dani Ilham di Rutan Putussibau tidak datang secara instan, melainkan telah melalui perjalanan panjang dan berjenjang di berbagai lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Kariernya dimulai sebagai Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban di Lapas Cikarang, di mana ia mengasah kemampuannya dalam menjaga stabilitas dan keamanan di dalam lingkungan lapas.
Dedikasinya yang tinggi kemudian membawanya ke posisi serupa di Lapas Banjar. Di sana, ia semakin dikenal sebagai figur profesional yang tegas namun humanis.
Selanjutnya, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja di Lapas Banceuy Bandung, sebuah peran yang memberinya ruang lebih luas dalam membina dan memberdayakan warga binaan.
Langkah kariernya terus menanjak. Ia kemudian menduduki jabatan strategis sebagai Kepala Seksi Keamanan di Lapas Sukamiskin—salah satu lapas paling dikenal di Indonesia.
Kepercayaan ini menjadi titik penting dalam rekam jejak profesionalnya.
Setelah itu, Dani Ilham diamanahkan sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan di Lapas Purwakarta.
Tak hanya berhenti di ranah teknis, ia pun mulai merambah aspek perencanaan dan intelijen dengan menjabat sebagai Analis Muda Pengamanan dan Intelijen di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, memperkaya perspektif dan kapasitas analitisnya terhadap sistem pemasyarakatan nasional.
Dengan pengalaman yang semakin matang, Dani Ilham kembali ke wilayah teknis sebagai Kepala Seksi Pembinaan di Lapas Karawang, sebelum akhirnya dipercaya memimpin langsung sebuah unit pemasyarakatan sebagai Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Putussibau.
Dibawah kepemimpinannya, Rutan Putussibau diyakini akan berbenah dan menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, mulai dari pembinaan narapidana, keamanan, hingga pelayanan publik.
Dani Ilham dikenal sebagai sosok pemimpin yang terbuka, berdedikasi dan memiliki komitmen tinggi terhadap reformasi birokrasi dan transformasi pemasyarakatan yang berkeadilan.
Dengan pengalaman panjang dan kepemimpinan yang visioner, Dani Ilham diharapkan mampu membawa Rutan Kelas IIB Putussibau menjadi lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya menjalankan fungsi penahanan, tetapi juga pembinaan yang humanis dan produktif.














