BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Tiga Etnis di Kapuas Hulu Gelar Pawai Obor

×

Tiga Etnis di Kapuas Hulu Gelar Pawai Obor

Sebarkan artikel ini

* Budaya Memeriahkan Peringatan 1 Muharram

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Tiga Etnis di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, memeriahkan memperingati 1 Muharram 1447 hijriah tahun 2025, di Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara, Minggu (29/6/2025) pukul 19.30 WIB.

Tiga etnis tersebut yaitu, Etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa, dimana melaksanakan pawai obor budaya, dalam rangka memperingati 1 Muharram 1447 hijriah.

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Organisasi Sahabat Beramal Kabupaten Kapuas Hulu, yang bekerjasama dengan sejumlah organisasi tiga etnis, dan pihak Masjid Silaturahmi Hilir Kantor.

Pawai obor 1 Muharram 1447 hijriah ini, berlangsung dari SDN 7 Jalan Dogom, Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara menuju Masjid Silaturahmi di kampung Prajurit.

Biarpun proses pawai obor sempat digoyor hujan, namun tidak mengurangi semangat para peserta pawai obor budaya, untuk mensukseskan kegiatan 1 Muharram 1447 hijriah tahun 2025 tersebut.

Dalam perjalanan pawai obor, yang dimeriahkan oleh atraksi marching band, barongsai serta sabo, defile tiga etnis, dan gerobak sahur, dikawal langsung oleh Polsek Putussibau Utara, BPBD Kapuas Hulu, TNI, dan sejumlah pihak lainnya.

Tidak kalah penting lagi adalah, setelah melaksanakan pawai obor budaya, yang bertema hijrah menjadi umat wasathiyah, yaitu beragama dengan damai di era modern, dilanjutkan dengan undian doorprize.

Ketua Panitia Pawai Obor, M. Hatta mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah mensukseskan kegiatan ini.

“Ini kegiatan yang sangat luar biasa, dimana telah melibatkan tiga etnis di Kapuas Hulu,” ujarnya.

Hatta berharap, dengan adanya seperti ini terus terjalin silaturahmi tiga etnis di Kapuas Hulu ini, dan artinya berkolaborasi antara etnis yang satu dengan yang lain.

“Kami sangat harapkan umat beragama di Kapuas Hulu terus menjaga silaturahmi, untuk sama-sama menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Uncak Kapuas,” ucapnya.

Hatta juga meminta kegiatan pawai obor budaya seperti ini harus terus dilaksanakan tahun depan, karena sangat memberikan positif bagi masyarakat beragama itu sendiri.

Lurah Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara, Yetri Pasawal, juga mengapresiasi kepada semua pihak, telah mensukseskan kegiatan pawai obor budaya ini, dimana telah melibatkan tiga etnis yaitu, Dayak, Melayu dan Tionghoa.

“Ini sangat luar biasa, dan terimakasih kepada tiga etnis di Kapuas Hulu, yang telah memeriahkan peringatan tahun baru Islam atau 1 Muharram 1447 hijriah, diharapkan tahun depan bisa dilaksanakan lagi,” ujarnya.

Lurah Hilir Kantor juga memastikan, selama ini wilayahnya selalu aman dan damai, serta terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tidak kalah penting adalah terus berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Ketua Organisasi Sahabat Beramal Kapuas Hulu, Abdurrahman menyatakan, kegiatan pawai obor budaya ini, merupakan pertama dilaksanakan, dalam rangka memperingati 1 Muharram, yang melibatkan tiga etnis di Kapuas Hulu.

“Alhamdulillah, kegiatan lancar dan sukses, serta mendapatkan respon yang baik, dan apresiasi semua pihak, artinya semua mendukung, malah meminta agar kedepannya terus dilaksanakan,” ujarnya.

Dijelaskan juga, tujuan dari pawai obor budaya ini, tidak lain adalah dalam rangka memperingati 1 Muharram 1447 hijriah, dan mempererat hubungan silaturahmi antar etnis di Kapuas Hulu.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Etnis Melayu, Dayak dan Tionghoa, yang sudah mendukung dan mensuport kegiatan pawai obor budaya ini, artinya kita semua saling bersinergi untuk terus menjaga kekeluargaan di Bumi Uncak Kapuas,” ungkapnya.

Sementara itu, Melki Belulux, Ketua DPD Pasukan Merah TBBR Kapuas Hulu, sangat mendukung kegiatan yang bertujuan menumbuhkan rasa toleransi dan persaudaraan di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan untuk menjaga ketentraman dan persaudaraan antar etnis, suku, adat budaya, dan agama,” tuturnya.

Melki Belulux juga mengucapkan sukses untuk Ormas Sahabat Beramal dan berharap kegiatan seperti ini semakin banyak dilaksanakan dengan mengedepankan toleransi bersama.

“Ini dapat memperkuat hubungan antar masyarakat dan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan,” ujarnya.

Menurut Melki, dengan adanya kegiatan seperti ini, Kapuas Hulu dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran.

“Dengan kerja sama dan komitmen bersama, Kapuas Hulu dapat menjadi tempat yang aman dan damai bagi semua masyarakatnya,” tandasnya.