BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Dua Syukuran, Satu Kebahagiaan: Keluarga Andre Macan Gelar Khitanan Kiano dan Aqiqah Kheni

×

Dua Syukuran, Satu Kebahagiaan: Keluarga Andre Macan Gelar Khitanan Kiano dan Aqiqah Kheni

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Suasana hangat menyelimuti Graha Ismawardani, Jalan Siaran No. 99, Sako, Palembang, Minggu (20/9/2026). Bukan sekadar menjadi tempat berkumpul keluarga, gedung tersebut menjadi saksi dua momentum penting keluarga Andre Macan dan Nora Melinda dengan terlaksananya tasyakuran khitanan putra mereka, Muhammad Kiano Alhanan, dan aqiqah sang adik, Khania Asheeqa Andra.

Sejak pagi, para tamu berdatangan. Keluarga besar, sahabat, tetangga, tokoh masyarakat hingga sejumlah pejabat turut hadir. Pertemuan yang awalnya merupakan agenda keluarga itu pun berkembang menjadi ajang mempererat silaturahmi.

Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir di antaranya Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Budi Santoso, S.Sos., Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi Partai Golkar Peby Anggi Pratama, S.H., M.Kn., Camat Sako, Lurah Sako, Sekcam Alang-Alang Lebar serta tamu undangan lainnya.

Namun, inti acara tetap sederhana: mensyukuri dua fase penting dalam perjalanan tumbuh kembang Kiano dan Kheni sekaligus memanjatkan doa untuk masa depan keduanya.

Mewakili keluarga tuan rumah, AKBP Budi Santoso menyebut kehadiran para undangan bukan semata-mata untuk memenuhi sebuah undangan.

Menurutnya, kedatangan keluarga, sahabat, tokoh masyarakat dan pejabat menjadi bagian dari doa bersama bagi kedua buah hati Andre Macan dan Nora Melinda.

“Intinya kami mendoakan bersama untuk kegiatan tasyakuran ini. Semoga ananda menjadi anak yang saleh dan salihah, berbakti kepada orang tua, agama, negara dan bangsa,” kata Budi.

Ia juga berharap Kiano dan Kheni tumbuh sehat, mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang baik serta kelak menjadi anak yang membanggakan keluarga.

Pesan serupa disampaikan Peby Anggi Pratama. Ia mengatakan kehadirannya dalam acara tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan ikut merasakan kebahagiaan keluarga sekaligus menitipkan doa untuk Kiano dan Kheni.

“Kami hadir bukan hanya memenuhi undangan, tetapi juga berbahagia dan mendoakan anak dari Pak Andre dan Ibu Nora agar menjadi anak yang saleh, salihah, berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara,” ujarnya.

Bagi Peby, acara tersebut juga mempertemukan berbagai unsur yang selama ini memiliki hubungan dengan keluarga Andre Macan.

Mulai dari keluarga, sahabat, rekan kerja hingga masyarakat sekitar Sako hadir dalam satu suasana yang sama.
“Semoga acara pada hari ini menjadi silaturahmi kita, kita bertemu, kita bersapa, kita berbagi, dan semoga acara ini dirahmati serta diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya.

Di tengah rangkaian acara, Andre Macan, SH., MH., C.HRM., C.MSP., yang juga Ketua Ikadin Sumsel, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu yang hadir.

Baginya, tasyakuran tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perayaan keluarga. Kehadiran banyak orang membuat rasa syukur atas khitanan Kiano dan aqiqah Kheni terasa semakin lengkap.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bersyukur karena acara tasyakuran khitanan Kiano dan aqiqah Kheni dapat berlangsung dengan baik. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga, sahabat, rekan-rekan dan para tamu undangan yang sudah meluangkan waktu untuk hadir,” ujar Andre.

Ia menilai doa dari orang-orang terdekat merupakan bagian penting dalam perjalanan kedua anaknya.

“Bagi kami, kehadiran Bapak, Ibu, saudara dan sahabat semua merupakan kebahagiaan tersendiri. Semoga doa-doa yang dipanjatkan hari ini menjadi keberkahan bagi Kiano dan Kheni,” tuturnya.

Andre pun menitipkan satu harapan sederhana namun panjang maknanya: agar kedua anaknya selalu mendapat perlindungan Allah SWT, tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang baik.

“Mohon doanya agar anak-anak kami selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan masa depan yang baik dan kelak bisa menjadi kebanggaan keluarga serta memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Khitanan Kiano dan aqiqah Kheni akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda keluarga.
Di Graha Ismawardani, dua momentum tersebut mempertemukan banyak orang dalam satu suasana: makan bersama, bersalaman, berbincang dan yang paling utama, mendoakan dua buah hati yang tengah memasuki fase penting dalam kehidupan mereka.

Bagi keluarga Andre Macan dan Nora Melinda, kemeriahan acara bukan tujuan utama. Yang ingin dibawa pulang justru doa.
Doa agar Kiano tumbuh sebagai anak saleh, Kheni menjadi anak salihah, keduanya berbakti kepada orang tua, serta kelak mampu memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama dan bangsa.(*).

Penulis: Hotman Ferizal
Editor: Redaksi