NUSANTARA

Minimnya Pendidikan SAD di Sungai Terap Jambi, Tanggung Jawab Siapa?

×

Minimnya Pendidikan SAD di Sungai Terap Jambi, Tanggung Jawab Siapa?

Sebarkan artikel ini

Reporter : Dewan Richardi

Batanghari, Mattanews.co – Aksi saling lempar tanggung jawab atas minimnya sarana dan prasarana pendidikan di Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Terap Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari Jambi, membuat hak atas pendidikan yang harusnya didapatkan anak-anak SAD semakin terabaikan.

Tugas untuk membangun sarana dan prasarana yang baik di daerah, seharusnya menjadi tanggung jawab dinas pendidikan (disdik) setempat.

Namun kewajiban ini seakan menjadi bola panas yang enggan diraih oleh instansi manapun di Kabupaten Batanghari Jambi.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Batanghari Jamila mengatakan,  pendidikan dan pembinaan anak SAD di Sungai Terap sudah ditangani oleh instansi lain.

“Kami bukan tidak mau memperhatikan pendidikan untuk komunitas SAD (Sungai Terap), itu kan sudah ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari” ujarnya, saat ditulis Jumat (22/11/2019).

Tanggung jawab ini, tidak hanya masalah pembinaan, namun juga perihal anggaran tunjangan tenaga pengajar yang ditugaskan di SAD Sungai Terap Kabupaten Baranghari Jambi.

Pernyataan berbeda diungkapkan Kasi Intel Kejari Batanghari Bayanullah. Meskipun diakuinya SAD yang berada di Kejasung Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu merupakan binaan instansinya.

Namun dia mengatakan bahwa, amanah yang dibebankan ke Kejari Batanghari Jambi bukanlah tugas pokok mereka.

“Untuk SAD yang di Sungai Terap kami belum pernah turun ke lokasi. Harus dipahami, kalau kepedulian dan pembinaan bukan tugas pokok Kejari Batanghari. Kami adalah aparat penegak hukum,” ucapnya.

 

Pendataan Anak-anak SAD

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas PDK Kabupaten Batanghari Zulfadli mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan data anak SAD untuk diberikan pendidikan maupun bantuan pusat.

Diakuinya, pendidikan SAD di Sungai Terap belum mendapat perhatian yang layak dari Dinas PDK Kabupaten Batanghari Jambi.

“Dua kecamatan yakni Kecamatan Maro Sebu Ulu dan Kecamatan Bajubang itu sudah mulai diberikan pendidikan meskipun belum begitu maksimal,” katanya.

Untuk memberikan pendidikan Anak SAD Sungai Terap Jambi, mereka sudah menyiapkan tenaga pengajar.

Bahkan mereka masih menunggu para guru yang mau mengabdi, dalam memberikan pendidikan anak-anak SAD di tahun 2020 mendatang.

“Seperti di Kecamatan Kejasung Jambi, (tenaga pengajar) sudah aktif mengajar dan memberikan laporanya kepada kami. Di sana sudah diberikan pendidikan yang layak terhadap anak-anak SAD,” ujarnya.

Dnas PDK Kabupaten Batanghari juga akan berkerjasama dengan pihak terkait untuk melakukan pendataan. Agar bantuan yang akan diberikan kepada anak-anak SAD tersalurkan tepat sasaran.

“Nanti kita akan rapatkan lagi dengan yang lainnya, dan kami juga sudah berkordinasi dengan pihak Kejari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kehutanan di Kabupaten Batanghari Jambi,” ungkapnya.

Mereka juga mengundang lembaga lingkungan serta perusahan-perusahaan swasta, salah satunya seperti Pertamina.

Editor : Nefri