MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur, Dra. Endang Dwi Retnowati Gatut Sunu Wibowo, bersama jajaran pengurus, menghadiri Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (11/7/2025) sore.
“Baru bisa hadir di hari kedua, sebab saat pembukaan kemarin kami masih ada Rakernas di Samarinda Kalimantan Timur,” ucap Endang merupakan Istri Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E.

Endang menambahkan FBS yang dimulai 10-13 Juli 2025 ini mengusung tema “Yatra Tuk Jiwa”, yang berarti perjalanan spiritual menuju mata air dalam diri.
“Dalam tema ini mencerminkan semangat pelestarian nilai-nilai spiritual dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Tulungagung,” tambahnya.
“FBS ini bisa menjadi ruang pertemuan lintas budaya, kepercayaan, dan seni, yang dalamnya terdapat beragam kegiatan, mulai dari ritual adat, pertunjukan seni, hingga forum diskusi spiritual yang menggugah pemikiran,” imbuhnya.
“Secara keseluruhan rangkaian acara menjadi media untuk menghidupkan kembali jati diri masyarakat melalui simbol-simbol tradisi yang selama ini hidup dalam keseharian,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan dalam kunjungannya, rombongan TP PKK juga menyempatkan diri berkeliling ke area bazar budaya.
Di antara stan yang ramai dikunjungi adalah stan kerajinan pusaka dan sayur mayur. Terlihat antusiasme para ibu PKK dalam memilih produk lokal, terutama di bazar milik Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung.
Menariknya, sambung Endang, Kepala Dinas Pertanian, Drs. Suyanto, M.M., turut hadir dan melayani para pengunjung dengan ramah dan senyuman hangat. Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah ini turut menambah semarak suasana festival yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan dan kebudayaan yang kental.
“FBS 2025 diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam mempererat kebersamaan masyarakat serta menggali kembali nilai-nilai spiritual sebagai kekuatan membangun kehidupan yang lebih harmoni dan bermakna,” tandasnya.















