MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Sebanyak 86 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tulungagung resmi dikukuhkan dalam upacara khidmat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (15/8/2025) malam.
Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., yang bertindak sebagai Pembina upacara, menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting menanamkan nilai nasionalisme pada generasi muda.
“Pengukuhan ini harus menjadi titik awal membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, serta jiwa nasionalisme. Paskibraka tidak boleh berhenti pada upacara 17 Agustus saja, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Gatut Sunu kerap disapa usai upacara.
Pemilik Romo Wijoyo Group itu menekankan, setiap anggota Paskibraka harus selaras antara ucapan dan tindakan. Menurutnya, hal tersebut adalah kunci agar mereka benar-benar menjadi pelopor, pemimpin, dan motivator bagi pemuda lain.
“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan daerah. Kami berharap mereka mampu menularkan energi positif kepada generasi muda lainnya,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Gatut Sunu juga mengingatkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun ini mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Ia berharap tema tersebut benar-benar menjadi pengingat akan pentingnya persatuan bangsa serta komitmen generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.
Usai prosesi pengukuhan, Bupati Tulungagung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Tri Hariadi, serta para pejabat terkait menyalami satu per satu anggota Paskibraka. Orang tua para anggota juga turut memberikan ucapan selamat dan doa, menambah suasana haru dalam momen bersejarah tersebut.
Upacara pengukuhan Paskibraka 2025 di Tulungagung berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi langkah awal bagi para pelajar terpilih itu untuk mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 mendatang.














