MATTANEWS.CO, MALANG – Dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Adyaksa,HUT ke-80 Mahkamah Agung dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), menggelar turnamen Satu Zona Piala Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri (PN).
Pada agenda tersebut, Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan yaitu, Tenis lapangan, Mini Soccer dan Catur, berlangsung di Stadion luar Gajayana dari tanggal 22-23 Agustus 2025.
Bukan hanya peserta dari Malang Raya, turnamen ini juga diikuti aparat penegak hukum dari Pasuruan, Probolinggo, hingga Lumajang.
Setidaknya, lebih dari 500 peserta turut terlibat sebagai atlet, ofisial, maupun suporter untuk memeriahkan turnamen tersebut.
Tentunya dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur ini menambah kemeriahan dan menjadi bukti antusiasme tinggi terhadap kegiatan perdana ini, bahkan disebut sebagai ajang olahraga aparat hukum pertama di Indonesia.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengapresiasi turnamen trofeo ini. Karena, turnamen ini pertama kalinya dan digelar di Kota Malang. Pesertanya luar biasa banyak, baik dari Malang Raya dan luar daerah.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Malang dan seluruh pihak yang berkolaborasi. Turnamen ini membawa dampak positif luar biasa, mulai dari transportasi, penginapan, kuliner, hingga UMKM lokal. Para peserta juga bisa menikmati keindahan Kota Malang serta destinasi wisatanya,” ungkap Baihaqi.
Lebih lanjut, Kadisporapar menyebutkan bahwa olahraga menjadi cara efektif mempererat hubungan antar lembaga hukum di luar rutinitas pekerjaan.
“Kalau biasanya kolaborasi hanya sebatas koordinasi tugas, kali ini diwujudkan dalam olahraga yang penuh semangat persahabatan. Ini penting untuk memperkuat solidaritas antar lembaga,” imbuhnya.
Pembukaan turnamen turut dihadiri pejabat tinggi, di antaranya Ketua Pengadilan Negeri Kota Malang, Kejari Kabupaten Malang, perwakilan Pengadilan Negeri Pasuruan, Kajari Bangil Pasuruan, serta pimpinan lembaga peradilan dari Kota Batu, Probolinggo, hingga Lumajang.
“Bahkan Ketua Pengadilan Agama Jatim juga hadir langsung di acara ini. Harapan ke depan, kegiatan sinergi seperti ini yang luar biasa bisa dan di awali di Kota Malang tentu menginspirasi kegiatan serupa bisa digelar di tingkat Jatim dan nasional,” ujar Baihaqi, Jum’at (23/8/2025).
Menurutnya, kehadiran para pimpinan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kuat dalam mendukung kegiatan yang mengedepankan sportivitas sekaligus mempererat silaturahmi.
Disisi lainnya, pada turnamen kali ini juga mendapat dukungan penuh dari KONI Kota Malang. Seluruh pertandingan berjalan dengan nuansa kekeluargaan, tanpa menghilangkan esensi kompetisi.
Terlebih, antusiasme peserta dan penonton di Stadion Gajayana menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi sarana efektif membangun sinergi lintas lembaga hukum.
“Ini baru pertama kali diselenggarakan, dan langsung memberi kesan luar biasa. Saya berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut, bukan hanya di Malang tapi juga menjadi contoh bagi daerah lain. Selain menyehatkan, juga mampu menggerakkan ekonomi daerah,” pungkasnya.














