PEMERINTAHAN

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Tegaskan Prioritas Perlindungan Perempuan dan Anak dalam jambore Bangga Kencana

×

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Tegaskan Prioritas Perlindungan Perempuan dan Anak dalam jambore Bangga Kencana

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan pentingnya perlindungan perempuan dan anak (PPA) sebagai prioritas utama bagi Dinas Sosial, Kependudukan, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang.

Penegasan ini disampaikan dalam acara Jambore Bangga Kencana 2025 yang digelar di salah satu lokasi wisata di Comal, Kabupaten Pemalang.

Jambore Bangga Kencana sendiri bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas yang sehat, bahagia, mandiri, serta memiliki ketahanan yang kuat.

Selain itu, program ini juga fokus menguatkan sistem informasi keluarga yang terintegrasi untuk mendukung pembangunan keluarga, meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui berbagai kebijakan, serta mengarahkan perencanaan keluarga yang bijaksana dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Bupati Pemalang Memberikan Apresiasi atas Pelaksanaan Jambore Bangga Kencana yang Diikuti oleh 234 PPKBD, 37 Penyuluh KB, 28 Admin, serta Perwakilan dari Bidang Dalduk KB Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang

Secara simbolis, Anom menyerahkan penghargaan kepada para PPKBD sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Pemalang.

Ia menegaskan bahwa penanganan kasus-kasus tersebut, termasuk aspek hukuman bagi pelaku, harus menjadi perhatian serius dan materi penting dalam program-program yang dijalankan.

“Banyak sekali kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pemalang yang cukup tinggi. Hal ini menjadi perhatian kita bersama untuk mencari solusi, baik dari segi penanganan maupun pemberian sanksi,” ujar Anom.

Lebih jauh, ia berharap sosialisasi ini dapat membantu menekan angka perceraian yang juga tinggi di Kabupaten Pemalang.

Menurutnya, perceraian tidak hanya berdampak pada pasangan, tetapi juga sangat mempengaruhi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“ Gesekan dalam keluarga memang hal biasa, namun masalah keluarga harus diselesaikan dengan baik. Karena jika keluarga tidak harmonis, yang menjadi korban akhirnya adalah keluarga itu sendiri, dan ini dapat menjadi persoalan besar bagi pembangunan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Pemalang, dalam hal ini melalui Dinsos KBPP, untuk terus mendorong keberhasilan program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) yang telah berjalan baik, serta menegaskan pentingnya upaya perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan keluarga yang berkualitas.