MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Aksi demonstrasi seratusan massa yang menamakan diri Pejuang Gayatri di depan Gedung DPRD Tulungagung, Senin (6/10/2025), mendapat perhatian langsung dari Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E.. Dengan langkah tenang dan sikap terbuka, Gatut Sunu turun langsung menemui pengunjuk rasa yang menyuarakan beragam aspirasi, mulai dari persoalan tanah hingga kondisi jalan rusak.
Didampingi Sekda Tulungagung H. Tri Hariadi, M.Si., Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos., dan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP., Bupati Gatut Sunu menunjukkan sikap dialogis di tengah tensi aksi yang cukup tinggi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengapresiasi teman-teman Pejuang Gayatri yang memberikan kritik dan masukan. Semua itu demi kemajuan Tulungagung,” ujar Bupati Gatut dengan nada tegas namun santun.
Dalam dialog terbuka itu, Bupati Gatut Sunu menjawab satu per satu isu yang disuarakan massa. Menyikapi persoalan tanah di kawasan Ngepoh, ia menegaskan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan sertifikat lahan tersebut berstatus HGU (Hak Guna Usaha) dan proses perizinan OSS tercatat atas nama pihak terkait.
“Kalau ada pihak yang merasa dirugikan, silakan menempuh jalur hukum sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Terkait tuntutan perbaikan infrastruktur, lebih lanjut, Bupati Gatut Sunu menjelaskan bahwa Pemkab Tulungagung telah memulai perbaikan jalan di sejumlah titik dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan keterbatasan anggaran.
“Kami prioritaskan perbaikan jalan yang paling mendesak, karena anggaran juga mengalami efisiensi,” jelasnya.
Meski sempat memanas, aksi tetap berlangsung kondusif berkat pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa Pejuang Gayatri membubarkan diri secara tertib setelah dialog dengan bupati selesai.
Sebelumnya, aksi dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dengan membawa spanduk kritikan, sound system horeg, dan membakar ban bekas di depan Gedung DPRD Tulungagung sebagai simbol keresahan masyarakat. Demonstrasi ini menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.














