BeritaBERITA TERKINIEKONOMI & BISNISNUSANTARA

Kapuas Hulu Krisis Gas Elpiji 3 Kg, Harga Capai Rp 60ribu, Masyarakat Minta Pemda Ambil Langkah Nyata

×

Kapuas Hulu Krisis Gas Elpiji 3 Kg, Harga Capai Rp 60ribu, Masyarakat Minta Pemda Ambil Langkah Nyata

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kenaikan harga gas elpiji 3 kg yang melambung tinggi dan kelangkaan yang parah telah melanda masyarakat Kapuas Hulu, meninggalkan warga kecil dalam kesusahan.

Harga gas elpiji 3 kg yang seharusnya dijual dengan harga subsidi, kini dijual dengan harga selangit, mencapai Rp 50.000-Rp60.000 per tabung, membuat ibu rumah tangga menangis karena kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Warga Kapuas Hulu menduga adanya praktik nakal di tingkat pangkalan, seperti penimbunan dan penjualan gas elpiji 3 kg ke rumah makan dan pelaku usaha tertentu yang tidak berhak menerima subsidi.

“Kami susah payah mencari gas elpiji 3 kg, kalau ada pun harga sangat tinggi Rp 50.000 – Rp 60.000 dikios – kios. Seandainya mau ngantri dipangkalan gak mampu karena antrian panjang dan lama, “kata Nur ibu rumah tangga dari Kedamin.

Kelangkaan gas elpiji 3 kg ini juga membuat beberapa pedagang kecil menaikkan harga dagangan.

“Sudah sebulan ini kami menaikkan harga jual dagangan kami karena untuk menutup harga gas elpiji 3 kg yang terlalu mahal, “ujar Rini pedagang gorengan dan kue

Untuk itu, Rini menuntut pemerintah daerah untuk segera bertindak tegas, melakukan pengawasan ketat, dan memastikan distribusi gas elpiji 3 kg tepat sasaran.

“Pemkab Kapuas Hulu harus bertanggung jawab atas krisis gas elpiji 3 kg ini. Kami tidak bisa terus-menerus menderita seperti ini,” tegas Rini

Rini juga meminta pemerintah daerah diminta untuk segera mengambil langkah nyata, seperti melakukan operasi pasar, menertibkan pangkalan, dan berkoordinasi dengan Pertamina untuk menstabilkan harga dan pasokan gas elpiji 3 kg di Kapuas Hulu.

Rini berharap agar subsidi gas elpiji 3 kg benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Menurut Rini, krisis gas elpiji 3 kg ini telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat Kapuas Hulu.

“Kami dan berharap agar pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan masalah ini sebelum terlambat, “ujarnya