MATTANEWS.CO, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menerima apresiasi khusus dari Pemerintah Pusat atas keberhasilan merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) hingga 100 persen.
Capaian ini menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Desa & PDT Yandri Susanto di Aula Husni Hamid, Kamis (26/02/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang kini resmi menjadi satu-satunya rujukan penyaluran bantuan sosial (bansos) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci utama efektivitas bantuan. Berdasarkan evaluasi DTSEN terbaru, Kemensos menemukan adanya ketidaktepatan sasaran pada program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Ditemukan warga di desil 1-5 yang belum menerima PBI-JK, sementara warga di desil 6-10 justru masih terdaftar. Ke depan, peserta yang tidak memenuhi kriteria akan dinonaktifkan secara bertahap dengan masa transisi tiga bulan.
Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menambahkan bahwa validitas data harus dimulai dari level terbawah.
Berdasarkan Inpres 4/2025, pemutakhiran data dilakukan secara partisipatif melalui, pendataan oleh RT/RW dan pendamping desa. Verifikasi oleh operator SIKS-NG, serta pembahasan terbuka dalam musyawarah desa (Musdes).
Langkah ini bertujuan meminimalisir potensi salah sasaran pada berbagai program, mulai dari pembangunan rumah layak huni hingga pemberdayaan ekonomi.
Di Kabupaten Karawang, tercatat sebanyak 181.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp585,787 miliar.
Anggaran tersebut mencakup, Program Sembako dan PKH. Program Permakanan dan santunan yatim piatu serta kepesertaan PBI-JK (Kesehatan).
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyambut baik implementasi DTSEN sebagai komitmen daerah dalam menjamin hak masyarakat prasejahtera.
“Data yang akurat memastikan masyarakat yang berhak benar-benar menerima manfaatnya. Kami fokus mempertahankan kualitas layanan kesehatan yang sudah mencapai 100 persen UHC,” pungkasnya.
Hadir dalam agenda tersebut anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, jajaran Forkopimda, serta ribuan pilar sosial dan relawan se-Kabupaten Karawang.













