BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Duka di Desa Bugang: Tujuh Warga Meninggal Akibat Longsor di Lokasi Pencarian Emas

×

Duka di Desa Bugang: Tujuh Warga Meninggal Akibat Longsor di Lokasi Pencarian Emas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Musibah kecelakaan kerja yang menimpa warga Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, mereka tertimbun longsoran tanah saat melakukan aktivitas penambangan Emas di tepi Sungai Embau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, saat kejadian terdapat 10 orang warga yang tengah melakukan aktivitas pencarian emas menggunakan mesin penyedot.

Ketika beberapa pekerja berada di dalam lubang galian dengan kedalaman sekitar 6 meter dan diameter sekitar 7 meter, tiba-tiba terjadi longsoran tanah dari dinding lubang.

Longsoran tersebut menyebabkan tujuh orang tertimbun material tanah dan batu, sementara air sungai ikut masuk ke dalam lubang sehingga menyulitkan upaya penyelamatan.

7 Korban Meninggal Dunia

*Jasno

*Juraini

* Yuni Safitri

* H. Dermansyah

* Rinawati

* Kamarudin

* Saidah.

Seluruh korban diketahui merupakan warga Desa Bugang. Sementara itu, tiga orang lainnya berhasil selamat.

* Mardianti

* Saliasni

* Sandi Sugianto

 

Saat kejadian mereka berada di bagian atas lokasi kerja. Proses evakuasi terhadap para korban dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat.

Dengan menggunakan mesin penyedot untuk mengeluarkan air dan lumpur dari lubang galian, proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan.

Setelah dievakuasi, para korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bugang.

Kapolsek Hulu Gurung IPTU Haryono membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah tersebut dan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban.

“Atas nama Polsek Hulu Gurung dan jajaran Polres Kapuas Hulu, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa berbagai upaya sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat selama ini terus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan pihak terkait, terutama mengenai pentingnya menjaga keselamatan kerja serta memperhatikan aspek lingkungan.

Menurutnya, faktor ekonomi dan kebutuhan hidup seringkali menjadi latar belakang masyarakat melakukan aktivitas pencarian emas secara tradisional di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, IPTU Haryono menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku, sekaligus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Saat ini, personel Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu bersama Polsek Hulu Gurung telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pendataan, mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan kerja tersebut. (*)