MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Upaya memperkuat sektor perikanan di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur terus digencarkan. Dinas Perikanan setempat menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tulungagung untuk mendorong industrialisasi sekaligus digitalisasi sektor perikanan demi meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Robinson Parsaoran Nadeak, S.H., M.H., mengatakan sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri perikanan yang modern dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mendorong kemajuan sektor perikanan, khususnya melalui industrialisasi dan digitalisasi,” ujar Robinson dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut mulai terbangun saat Dinas Perikanan mendampingi kegiatan City Tour KADIN Tulungagung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Popoh pada 14 Februari 2026 lalu.
“Sebulan lalu kami mendampingi KADIN Tulungagung mengunjungi TPI Popoh. Dari kunjungan tersebut muncul berbagai gagasan strategis untuk pengembangan sektor kelautan, termasuk budidaya laut,” jelasnya.
Robinson menambahkan, di bawah kepemimpinan Ketua KADIN Tulungagung Rifqi Firmansyah, S.H., organisasi pengusaha tersebut dinilai memiliki energi baru dalam mendorong investasi dan pengembangan sektor perikanan di daerah.
Dalam sinergi tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi fokus bersama antara Dinas Perikanan dan KADIN Tulungagung. Salah satunya adalah peningkatan pendapatan nelayan melalui digitalisasi sistem pelelangan ikan.
Selain itu, optimalisasi peran TPI dan penguatan rantai pasok juga menjadi perhatian utama. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus memotong rantai tengkulak sehingga nelayan dapat memperoleh harga yang lebih layak.
Tak hanya itu, upaya menghadirkan investor ke sektor kelautan juga menjadi bagian dari agenda kerja sama tersebut. Fokusnya mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan serta peningkatan infrastruktur pengolahan hasil perikanan di sekitar TPI.
Program strategis lainnya meliputi pengembangan UMKM kelautan, digitalisasi sistem lelang yang inklusif, serta sinergi peningkatan kapasitas SDM perikanan.
“Sinergi ini bertujuan agar nelayan tidak hanya menjadi penonton di tengah kekayaan laut Indonesia, tetapi benar-benar menjadi bagian dari ekosistem industri perikanan yang modern dan berdaya saing,” tegas Robinson.
Ia juga mengapresiasi dukungan KADIN Tulungagung dalam membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya Dinas Perikanan, untuk mempercepat kemajuan sektor kelautan.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., yakni mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia sepanjang masa.
Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan potensi besar sektor perikanan Tulungagung dapat dikelola secara modern, memberikan nilai tambah ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan secara nyata.














