MATTANEWS.CO, OKI – Sebagai salah satu wilayah dengan titik lelah (fatigue point) tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera, Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (OKI) menyiagakan pengamanan berlapis menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Melalui Operasi Ketupat Musi, Polres OKI mengerahkan seluruh sumber daya guna menjamin keselamatan pemudik di jalur lintas timur maupun ruas jalan tol yang membelah wilayah tersebut. Kesiagaan ini ditegaskan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2026 di Lapangan Mapolres OKI, Kamis (12/3/2026).
Kapolres OKI Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Rubiyanto tampil memimpin langsung barisan. Ia tidak sekadar berdiri di mimbar, melainkan turun mengecek satu per satu kelaikan kendaraan taktis dan kesiapan perlengkapan personel sebelum mereka diterjunkan ke titik-titik krusial.
Apel tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor. Tampak hadir Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Pasi Ops Kodim 0402/OKI-OI Kapten Eka Yudha, jajaran Forkopimda, serta pimpinan pengelola jalan tol dari PT Hutama Karya dan PT Waskita.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki memberikan apresiasi mendalam atas gerak cepat Polres OKI di bawah komando AKBP Eko Rubiyanto. Menurutnya, kepemimpinan yang responsif menjadi kunci utama menghadapi dinamika di lapangan, terutama di wilayah OKI yang merupakan jalur perlintasan utama di Sumatera Selatan.
“Pemerintah Kabupaten OKI sangat mengapresiasi kesiapan Polres OKI bersama TNI. Sinergi ini sangat vital untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Muchendi.
AKBP Eko Rubiyanto dikenal sebagai pimpinan yang mengutamakan kedisiplinan dan kehadiran nyata di lapangan. Baginya, keamanan pemudik adalah pertaruhan kredibilitas institusi.
Di hadapan pasukannya, ia memberikan instruksi tegas agar para perwira hingga personel di tingkat terbawah tidak hanya memantau dari jauh, melainkan proaktif menyentuh masyarakat.
“Saya pastikan seluruh personel dan sarana prasarana telah siap seratus persen. Tidak ada ruang untuk keragu-raguan, apalagi kelalaian di lapangan. Kehadiran polisi harus menjadi jaminan rasa aman yang dirasakan langsung oleh masyarakat yang menempuh perjalanan jauh,” tegasnya.
Ketegasan Eko juga terlihat dari skema pengamanan terpadu. Ia menekankan bahwa setiap personel harus memiliki mentalitas melayani sekaligus ketangguhan dalam bertindak jika terjadi gangguan kamtibmas.
Langkah strategis ini mencerminkan dedikasi Polres OKI dalam menjaga tradisi mudik tetap menjadi momen yang membahagiakan.
“Instruksi saya jelas. Pastikan arus mudik maupun balik berjalan kondusif, minimalisir hambatan di jalur tol, dan berikan respon cepat terhadap setiap aduan warga,” pungkasnya.














