Kontributor: Kemas Ari
PALEMBANG, Mattanews.co – Ribuan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Ìslam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) mengelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas tahun 2018 bagi Mahasiswa baru (Maba) di gedung Academik Center, selasa (28/8/18).
Dengan tema Membentuk Mahasiswa Berjiwa Islami, Intelektual dan Cinta Akan Budaya Nusantara” PBAK Fakultas ini diikuiti oleh 1.400 Mab dari 10 Program Studi di di Lingkungan FTIK yang berlangsung tanggal 28–29 Agustus 2018.
Wakil Rektor I UIN RF, Dr. Ismail Sukardi, M.Ag. mengatakan mahasiswa nantinya harus menjadi sarjana yang profesional yang memiliki skill abad 21 yaitu mampu berpikir kreatif dan kritis. selain itu Ismail Sukardi berpesan bahwa “mahasiswa harus bisa menyelesaikan masa studinya tepat waktu yaitu 8 semester (4 tahun) dengan IPK 3,0 ke atas agar dapat menjadi sarjana baik dan unggul,” ujar Ismail
Selanjutnya Ismail mengatakan untuk menjadi mahasiswa yang berkarakter, unggul dan Sukses mahasiswa mampu memenuhi beberapa kriteria tambahan seperti Mampu berbahasa Asing, memiliki karakter yang baik, dan Berkerja tuntas serta Menguasai ICT (Information, Comunication, Tekhnology)
Sementara itu, Dekan FITK, Prof. Dr. H. Kasinyo Harto, M.Ag. mengatakan bahwa 1.400 mahasiswa baru yan diterima melalui 6 jalur penerimaan diberharapkan kepada mahasiswa baru agar dapat menjadi mahasiswa yang amanah
“Selamat datang dan bergabung di FITK kepada mahasiswa baru, jadilah mahasiswa yang disiplin tinggi, sportif, berintegritas, dan berkarakter nilai islami,” katanya.
Menurut Kasinyo, ada 4 potensi yang harus dimiliki oleh seorang guru professional, Pertama, Guru harus memiliki Kompetensi Pedagogik, Kedua, Guru harus memiliki kompetensi Profesional.
“Lalu Ketiga, Guru harus memiliki kompetensi Sosial, Keempat, Guru hrus memiliki kompetensi Kepribadian,” ujar Kasinyo.
Dalam kesempatan ini juga dikenalkan unsur pimpinan, dosen dan peagawai, mulai dari kabag dan kasubag serta kaprodi dan sekprodi beserta ketua laboratorium serta kepengurusan OMIK di lingkungan FITK.
Editor: Isa













