BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Ratusan Personel Polres Kapuas Hulu Latihan Dalmas Gabungan, Wakapolres: Bukan Sekadar Rutinitas, Ini Soal Profesionalisme di Lapangan

×

Ratusan Personel Polres Kapuas Hulu Latihan Dalmas Gabungan, Wakapolres: Bukan Sekadar Rutinitas, Ini Soal Profesionalisme di Lapangan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kepolisian Resor Kapuas Hulu mempertebal kesiapsiagaan personel dengan menggelar apel pengecekan yang dilanjutkan latihan pengendalian massa (Dalmas) gabungan di lapangan apel Mapolres Kapuas Hulu, Kamis pagi 16 April 2026. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel dari berbagai unit strategis.

Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Muslimin mewakili Kapolres Kapuas Hulu.

Latihan ini menjadi bagian dari program rutin Polres Kapuas Hulu untuk memastikan kesiapan fisik, mental, maupun sarana prasarana personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Bumi Uncak Kapuas.

Dalam arahannya, Kompol Muslimin menekankan bahwa profesionalisme Polri dalam menangani massa sangat bergantung pada latihan yang berkesinambungan.

Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak menganggap latihan sebagai formalitas belaka.

“Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kita untuk menyamakan persepsi dan gerakan di lapangan. Setiap personel, mulai dari tim negosiator hingga tim tindak, harus memahami peran masing-masing sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” tegas Kompol Muslimin di hadapan peserta apel.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian massa di lapangan ditentukan oleh kekompakan dan pemahaman tugas pokok setiap unit. Kesalahan kecil dalam formasi atau komunikasi bisa berdampak besar pada keselamatan personel maupun masyarakat.

Latihan Dalmas gabungan kali ini melibatkan unit-unit strategis Polres Kapuas Hulu dengan total kekuatan 189 personel yang hadir. Mereka tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi.

Adapun rincian unit yang terlibat meliputi:

Tim Negosiator & Lidik: Sebagai garda terdepan dalam komunikasi dan pemetaan situasi di lapangan.

Peleton Dalmas Awal & Lanjut: Fokus pada formasi pertahanan dan penggunaan tameng untuk membendung massa.

Tim Tindak & Raimas: Disiapkan untuk penanganan situasi yang membutuhkan tindakan terukur dan cepat.

Unit Pendukung: Meliputi tim driver (pengemudi) kendaraan taktis dan bantuan pengamanan (Banpam).

Sementara itu, beberapa personel yang tidak hadir dilaporkan sedang melaksanakan tugas kedinasan lainnya, seperti pengamanan di wilayah Boyan Tanjung, menjalani pendidikan pengembangan (Dikbang), serta beberapa personel yang sedang izin dan sakit.

Usai apel pengecekan, tepat pukul 08.00 WIB kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pengendalian massa. Materi yang dilatihkan meliputi gerakan dasar Dalmas, formasi berlapis, hingga teknik penggunaan alat pengurai massa sesuai SOP.

Dalam simulasi, skenario aksi massa disimulasikan mendekati situasi riil. Tim negosiator maju pertama untuk berkomunikasi dan meredam emosi massa.

Jika negosiasi buntu, Peleton Dalmas Awal bergerak membentuk formasi tameng. Peleton Dalmas Lanjut dan Tim Tindak disiagakan sebagai lapisan berikutnya jika eskalasi meningkat.

“Poin utama dalam simulasi kali ini adalah kerja sama antar-peleton. Tidak boleh ada yang bergerak sendiri. Pola pengamanan harus solid dari depan sampai belakang,” jelas Kompol Muslimin usai memantau jalannya latihan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 09.30 WIB. Hingga latihan usai, situasi di lingkungan Mapolres Kapuas Hulu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada kendala berarti selama latihan berlangsung.

Kompol Muslimin mengapresiasi semangat dan kedisiplinan seluruh personel yang terlibat. Ia berharap hasil latihan ini benar-benar melekat dan bisa diaplikasikan jika sewaktu-waktu dibutuhkan di lapangan.

“Kapuas Hulu ini wilayah yang luas dan dinamis. Potensi gangguan kamtibmas bisa muncul kapan saja. Dengan latihan rutin seperti ini, Polres Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)